Jokowi Lanjutan Bantuan Pangan Beras

0

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan memperpanjang program bantuan pangan (Banpang) beras.

Kepastian ini disampaikan Jokowi saat memantau penyaluran banpang beras di Gudang Bulog Bukit Tunggal, Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Rabu (26/6).

Jokowi mengatakan, kelanjutan program banpang telah dipastikan melalui ketersediaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Begini, kemarin kita hitung, jadi nanti (banpang beras) akan dilanjutkan, yaitu masuk ke Agustus, masuk lagi ke Oktober, masuk lagi ke Desember. Kita syukuri karena hitung-hitungan APBN bisa seperti itu,” kata Jokowi.

Jokowi juga menjamin beras yang disalurkan kepada masayarak merupakan beras berkualitas yang dikelola oleh Perum Bulog.

“Inilah perbaikan yang dilakukan pemerintah, yang dilakukan oleh Bulog karena kita tahu sekarang, Bulog terus memperbaiki manajemen pengelolaan yang ada di dalamnya,” ujar Jokowi.

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menjelaskan, program banpang beras akan terus dilanjutkan setelah Juni ini. Bahkan, alokasi penyalurannya meningkat dibandingkan tahun lalu.

“Banpang beras ini benar-benar terbukti ampuh sebagai bantalan ekonomi masyarakat berpendapatan rendah. Tahun lalu alokasinya total 7 bulan penyaluran dan tahun ini atas arahan Bapak Presiden Jokowi, sampai 9 bulan, karena setelah Juni ini, lanjut lagi di Agustus, Oktober, dan Desember,” ujar Arief.

Lebih lanjut, Arief menyoroti tren pelemahan rupiah terhadap dollar. Ia terus mendorong sebaiknya produksi dalam negeri dapat terus digenjot. Tatkala ada kelebihan di dalam negeri, maka dapat dilakukan ekspor.

“Ini waktunya kita meningkatkan produksi dalam negeri, apalagi harga pangan dunia sedang tinggi. Kita siapkan untuk produksi dalam negeri, kalau kita kelebihan pun kita bisa ekspor. Waktunya kita jadi lumbung pangan. Jadi kalau menyikapi currency rate yang tinggi, maka ini waktunya produksi dalam negeri,” tutup dia.

Dalam lawatan Presiden hari ini turut hadir Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini