Wisuda Daring Angkatan XII Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE)

0
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Wisuda Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) kali ini berbeda dengan wisuda-wisuda sebelumnya. Wisuda Angkatan XII Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) dilakukan dengan daring.

Hal ini sebagai dampak penyebaran Covid-19 yang melanda dunia. protokol kesehatan sebagai antisipasi penyebaran tak pelak harus dilakukan salah satunya dengan wisuda daring.

Meski secara daring, tak mengurangi keceriaan para wisudawan dan wisudawati dalam mengikuti prosesi tersebut.

Dalam sambutannya Direktur Politeknik Citra Widya Edukasi (CWE), Ir. St. Nugroho Kristono, M.T, menyampaikan permohonan maaf bilamana acara wisuda kali ini dilaksanakan secara dalam jaringan atau online.

Menurut Nugroho, jumlah mahasiswa aktif tahun akademik 2020/2021 adalah 593 mahasiswa, terdiri dari 220 mahasiswa D3-Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit, 133 mahasiswa D3-Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit, 150 mahasiswa D3-Manajemen Logistik, dan 90 mahasiswa D4/Sarjana Terapan-Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan.

“Pada tahun akademik 2020/2021 ini, jumlah mahasiswa baru sebanyak 168 orang, yang terdiri dari 42 mahasiswa D3-Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit, 39 mahasiswa D3-Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit, 46 mahasiswa D3-Manajemen Logistik, dan 41 mahasiswa D4-Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan,” kata Nugroho.

Nugroho bersyukur, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi mempersembahkan 147 lulusan yang terdiri dari 64 lulusan Program Studi D3-Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit, 29 lulusan Program Studi D3 Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit, dan 54 lulusan Program Studi Manajemen Logistik. Lulusan berpredikat cum laude atau pujian berjumlah 12 lulusan yang terdiri dari4 lulusan Prodi D3-Budidaya, 2 lulusan Prodi D3-Teknologi Pengolahan, dan 6lulusan Prodi D3-Manajemen Logistik.

“Dengan demikian, sampai dengan wisuda angkatan ke 12 hari ini, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi telah meluluskan dari program Diploma 3 sebanyak 1192 lulusan, yang terdiri dari 522 lulusan D3 Budidaya, 282 lulusan D3 Teknologi Pengolahan, dan 388 lulusan D3 Manajemen Logistik,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nugroho mengucapkan terima kasih atas beberapa prestasi mahasiswa dan dosendalam ajang olah raga,seni, pengabdian masyarakat, dan penelitian.

“Capaian prestasi dalam Kejuaraan Nasional Pencak Silat KOKAM OPEN “2” Tahun 2020; kepada sdr. Nur Miladiah dan sdr. Rindang Dasa Putra sebagai Juara 1; sdr. Aldino Caesar Algaderi, sdr. Ekky Febri Herdiansyah, sdr. Dody Boy Lorensha, sdri. Risti Mei Gusmawati, dan sdr. Eko Pangestu sebagai Juara 2 pada berbagai jenis kelas; kepada sdr Aris Setiyawan, sdr. Indra Wahyudi, dan sdri. Emi Yulianti sebagai Juara 3 di berbagai kelas,” katanya

Selain itu Nugroho juga menyampaikan hal yang sama kepada UKM Bengkel Seni sebagai Juara 2 Lomba Akustik Festival Bulan Kemerdekaan RI ke 75. Himpunan Mahasiswa Prodi Budidaya dalam pengabdian masyarakat berupa pembuatan jalan sepanjang 135 m di Desa Sukatani, Kec. Pacet, Kab. Cianjur Jabar.

Nugroho melanjtkan, dalam masa pandemi Covid 19, mahasiswa dan Dosen Poltek CWE tetap berusaha mengambil peran sesuai dengan niat tulus untuk membantu pemerintah dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Isnaini Ali Handayani atas peran sertanya sebagai relawan Pengendalian Pandemi Covid-19 PMI Pusat – Jakarta sejak bulan April sampai dengan sekarang. Atas penggalangan donasi pengendalian pandemi yang disalurkan ke PMI Pusat. Kami ucapkan terima kasih kepada Program Studi Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit dan Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan yang telah melaksanakan pengabdian masyarakat, Kepada sdr.Rizki Hadisaputra dan Reno Fasta atas kegiatan Penyuluhan Hidroponik & Pemilihan Media Tanam untuk sayuran bagi masyarakat di Kab. Indragiri Hulu dan Kab. Kampar, Riau,,” kata Nugroho.

Selanjutnya juga kepada Para Dosen Prodi Budidaya dan Prodi TPTP yang telah memberikan Pelatihan teknik penerapan faktor faktor Biologis dalam budidaya kelapa sawit berkelanjutan di PT Banyu Kahuripan Indonesia; Program Studi Manajemen Logistik yang telah melaksanakan pengabdian masyarakat berupa Pelatihan Excel for Acounting bagi praktisi UMKM, karyawan perusahaan dan masyarakat; juga kepada Badan Eksekutif Mahasiswa atas kegiatan Pendampingan Bercocok Tanam Skala Rumah Tangga di Desa Bangun Mulya, Kab. Penajam Paser Utara – Kaltim serta Penanaman Kelapa Hibrida di Desa Sendang Mulyo, Kabupaten Muko Muko Bengkulu.

“Kepada para dosen : ibu Aline Sisi Handini, S.P., M.Si., ibu Ratih Rahhutami, S.P., M.Si., bapak Ahmad Sutopo, S.P., M.Si., dan Ibu Dwi Astutik, S.P., M.Sc. atas diperolehnya 2 Hibah Penelitian bagi Dosen Pemula dari Depdikbud.
Semoga, walaupun kita semua masih diselimuti pandemi Covid-19, semangat dan kreatifitas ide sivitas akademika, dapat terus ditingkatkan,” kata Nugroho..

Dalam kesempatan ini, ,” kata Nugroho.juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan peran serta perusahaan-perusahaan dan lembaga atas kerjasamanya, yaitu :PT. Unggul Widya Teknologi Lestari, PT. Mulya Inti Perkasa,PT. Citra Borneo Indah, Keling Kumang Group, PT. Kencana Cakra Buana atas penempatan lulusan Poltek CWE.
Kami mengucapkan terima kasih kepada yayasan dan lembaga atas pemberian beasiswa di tahun 2020, kepada LL Dikti Wilayah IV, Yayasan Pelayanan Kasih A&A Rahmat, Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat Propinsi Lampung atas beasiswa bagi 40 orang putra daerah, PT. Citra Borneo Indah, Keling Kumang Grup, PT. Kencana Cakra Buana, dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) atas beasiswa 360 orang putra/i petani Kelapa Sawit dari 22 provinsi di Indonesia.

“Semoga program beasiswa ini dapat terus dipertahankan bahkan bisa meningkat, karena masih ribuan bibit unggul putra/i darikeluargayang kurang mampu; sedangkan industri memerlukan kader-kader unggul untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusianya,” kata Nugroho.

Menurut Nugroho, kegiatan bisnis dalam masa pandemi ini, salah satu jenis bisnis yang tidak terdampak secara mendalam adalah bisnis perkelapasawitan.

“Walaupun digempur dengan berbagai isu dan boikot dari beberapa negara asing; masyarakat perkelapasawitan Indonesia, baik dari kalangan pengusaha, petani, asosiasi, perguruan tinggi; bersatu meningkatkan kerjasama serta mendukung Pemerintah Indonesia, antara lain dalam hal : pembenahan lahan, peremajaan sawit rakyat, pengembangan riset sawit, perbaikan perangkat hukum, pendataan, sumber daya manusia, dan pemanfaatan turunan sawit,” kata Nugroho.

Bahkan, lanjut Nugroho, Presiden Jokowi sangat konsisten mendukung kelapa sawit. Hal tersebut bisa kita lihat kenyataan pengembangan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan, yaitu B30, B40; serta juga riset yang sudah diujung produksi massal, yaitu energi hijau D100 – 100 % berbahan baku kelapa sawit.

“Menuju kemandirian pangan dan energi, tentunya akan meningkatkan kebutuhan suplai tandan buah segar kelapa sawit, artinya keterserapan akan meningkat; produktivitas per hektar lahan harus meningkat. Maka tantangan saat ini antara lain adalahmutu sumber daya manusia perkelapasawitan juga harus meningkat dengan berbasis pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan etika pengelolaan kelapa sawit secara lestari/ramah lingkungan/berkelanjutan,” jelas Nugroho.

Dalam mendukung pengelolaan kelapa sawit yang berkelanjutan dan dalam era teknologi 4.0, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi; sesuai dengan pengarahan dari Yayasan dan Rencana Strategis, berencana menambah program studi Sarjana Terapan di bidang Teknologi Informasi, dan Mekatronika. Selain itu, sebagai perguruan tinggi vokasi, kami prioritaskan pengembangan kerjasama dengan industri dan perguruan tinggi lain untuk mendukung program Mendikbud dalam hal Merdeka Belajar & Kampus Merdeka, serta sertifikasi kompetensi.

“Mohon doa restu para hadirin, agar rencana pengembangan ini berjalan lancar dan sukses,” pungkas Nugroho.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini