Walau Bukan Zona Merah, KTS Terapkan Protokol Operasional Secara Ketat

0
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Prinsip ini juga dipegang teguh PT Karya Tanah Subur (KTS), anak usaha Grup Astra Agro.

Meskipun tidak dinyatakan sebagai zona merah, perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Meulaboh, Aceh Barat itu, menerapkan protokol penanganan Covid-19 secara terpadu.

“Kami melakukan pengecekan suhu tubuh karyawan juga menerapkan social dan physical distancing,” ungkap Suhaimi, Community Development Officer (CDO) PT KTS.

Selain itu, setiap karyawan juga diwajibkan menggunakan masker dalam setiap kegiatan operasional. Di perumahan karyawan juga disediakan tempat cuci tangan agar karyawan selalu cuci tangan sebelum bekerja maupun saat akan masuk ke rumah. “Tentu kami juga terus menggalakkan perilaku hidup bersih dan sehat,” lanjutnya.

Ketentuan itu tidak hanya berlaku untuk semua karyawan. Setiap tamu yang datang pun wajib mematuhi dan menjalankan prosedur sesuai protokol penanganan Covid-19 yang telah ditetapkan perusahaan.

Ini dilakukan agar tidak terjadi penularan pada lingkungan perkebunan. “Ini adalah upaya preventif agar tidak terjadi hal yang merugikan perusahaan maupun masyarakat,” jelasnya.

Ditegaskannya juga bahwa operasional perusahaan sangat berkaitan dengan perekonomian masyarakat. Apalagi, PT KTS banyak bekerjasama dengan masyarakat dalam hal transaksi tandan buah segar (TBS) yang berasal perkebunan milik masyarakat. Oleh karena itu, perusahaan berupaya menjaga agar pabrik beroperasi agar buah dari masyarakat dapat tetap dibeli dan diolah di pabrik. “Oleh karena itu kami berupaya agar pabrik tetap buka dengan menghindari adanya penyebaran Corona di perusahaan dan masyarkat sekitar,” tegasnya.

Upaya pencegahan juga dilakukan dengan turut aktif dalam upaya pencegahan virus Corona di masyarakat. Misalnya dengan melakukan sosialisasi Covid-19 ini kepada kader posyandu di sekitar lingkungan perusahaan. PT KTS juga melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum di 14 desa sekitar.

Bantuan APD diberikan kepada Posko Covid-19 di empat kecamatan. Sementara kader-kader posyandu diberikan masker dan peralatan untuk membudayakan cuci tangan.

Untuk menjaga ketahanan pangan saat pandemi, PT KTS memberikan sembako di 14 Desa sekitar perusahaan anak yatim dan dhuafa.

“Walau masih zona hijau, kami selalu waspada agar tidak ada kasus Covid di perusahaan maupun warga sekitar,” pungkasnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini