Generasi Muda Bisa Cuan Rp 30 Juta Lewat Pertanian

0

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan, generasi muda memiliki potensi besar untuk meraih kesejahteraan melalui pertanian modern. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, mereka bisa menghasilkan hingga Rp 30 juta per bulan.

“Kami sudah menyiapkan teknologi, pendapatannya milenial nanti Rp 10 juta per bulan, yang rajin bisa sampai Rp 20-30 juta per bulan bersih, itu target kita,” ujar dia ketika melakukan kunjungan kerja di Kampung Telaga Sari, Distrik Kurik Kabupaten Merauke, Minggu (3/10).

Menurut Amran, kaum milenial memiliki potensi besar untuk membawa inovasi dalam pertanian. Sehingga, kata dia, program pertanian modern yang menguntungkan ini dikembangkan khususnya untuk menarik para generasi muda.

“Ini yang bisa menarik milenial masuk di sektor pertanian. Tanpa menguntungkan, (petani muda) itu tidak mungkin turun,” kata Amran.

“Target kita milenial, mahasiswa ini sejahtera, akan ceritakan ke temannya bahwa bertani itu, hebat, sejahtera, bertani itu menguntungkan. Bertani sekarang adalah pertanian modern. Tranformasi pertanian tradisional menuju modern,” tambah Amran.

Keuntungan dalam bertani menggunakan alat yang modern ini dirasakan oleh Petrus, salah satu petani Merauke yang pendapatannya 180 juta perbulan.

Lebih lanjut, Amran menjelaskan bahwa kini total 3000 petani generasi muda telah dilibatkan. Namun, ia menargetkan akan merangkul 50.000 petani milenial maupun gen Z di seluruh Indonesia.

Amran berharap, Merauke dapat menjadi percontohan bagi transformasi pertanian tradisional menuju modern di berbagai daerah lain di Indonesia. Bahkan, dengan total 1 juta hektare lahan, Merauke berpotensi menjadi pusat pembelajaran masyarakat pertanian dunia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini