Wamentan Sudaryono Yakin Produksi Padi akan Meningkat Tahun 2025

0
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono menghadiri rapat koordinasi terbatas bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Jumat (29/11).

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono optimistis bahwa produksi padi di tahun depan akan mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi terbatas bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Jumat (29/11).

Menurut Sudaryono, salah satu faktor kunci yang mendorong proyeksi positif tersebut adalah langkah-langkah konkret yang diambil pemerintah untuk memastikan ketersediaan pupuk, benih, dan sistem irigasi.

“Optimalisasi sawah tadah hujan sudah dilakukan, sehingga saya yakin dan pasti tahun depan produksi kita naik. Tetapi kan fungsi penyerapan harus digerakkan, karena itu saya berharap Bulog nantinya melakukan penyerapan secara maksimal,” sambungnya.

Menurut Wamentan Sudaryono, potensi kenaikan produksi sangat besar, berkat sinergi antara berbagai pihak terkait dalam mendukung swasembada pangan. Mulai dari BUMN Pangan hingga PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC)

Mas Dar, sapaan akrab Sudaryono, berharap Bulog dapat menyerap lebih dari 10 persen dari total produksi padi yang dihasilkan tahun depan.

“Jadi, sekali lagi Kementan berharap satu komando terkait produksi ini, pupuk ada di PT Pupuk Indonesia (PIHC), benih di Sang Hyang Seri, kemudian juga dibantu ID food,” ujarnya.

Untuk mencapai swasembada pangan, Sudaryono menekankan peningkatan produksi menjadi variabel penting dalam mewujudkan swasembada pangan. Dia menjelaskan, pentingnya kerja sama dalam menjaga ketersediaan komponen dasar produksi, seperti bibit, pupuk, air, dan off-takers atau badan yang menyerap hasil panen.

“Swasembada itu kuncinya produksi. Nah ,yang paling krusial menurut saya ada empat). Yang pertama, bibit. Kedua, pupuk. Ketiga, air. Dan keempat, offtaker. Jangan sampai pupuk yang sudah tinggi ini, tapi begitu panen penyerapan kurang,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, juga menegaskan pentingnya peran Bulog dalam mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah.

Menurut Zulkifli Hasan, ke depan, Bulog akan memiliki peran yang lebih besar, terutama jika menjadi badan yang langsung berada di bawah Presiden.

“Semua ini dalam rangka untuk swasembada pangan, program unggulan atau program prioritas yang disampaikan Pak Presiden, di mana kita harus swasembada pangan. Dan sebagai negara besar kita harus mampu berdaulat di bidang pangan,” ungkap dia.

Dengan optimisme tersebut, pemerintah berharap dapat meningkatkan ketahanan pangan nasional dan mewujudkan kedaulatan pangan di tanah air.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini