Petani Raup Untung dari Program PSR Tumpangsari Padi Gogo

0
Plt. Direktur Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto, bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pandeglang, Pemerintah Desa, TNI, Polri, serta para petani setempat melakukan panen padi gogo di Kabupaten Pandeglang, Banten. Dok: Kementan

Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun), Kementerian Pertaian (Kementan) menyatakan, program penanaman padi gogo di lahan peremajaan sawit rakyat (PSR) terbukti telah memberikan manfaat besar bagi petani.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan (Dirjenbun), Heru Tri Widarto mengatakan, program ini memungkinkan petani tidak hanya bergantung pada sawit, tetapi juga mendapatkan keuntungan tambahan dari padi gogo.

“Hari ini, kita bisa melihat langsung bahwa program PSR tumpangsari padi gogo memberikan manfaat besar bagi petani,” kata Heru saat menghadiri panen perdana padi gogo di lahan PSR Desa Curuglanglang, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Selasa (25/2).

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang, Kecamatan Munjul memiliki potensi lahan seluas 1.200 hektare, dengan produktivitas padi gogo yang mencapai 4,2 ton per hektare.

Pada panen kali ini, padi gogo dipanen dari lahan seluas 84 hektare. Dengan harga jual gabah kering panen yang mencapai Rp 6.500 per kilogram, hasil panen ini memberikan keuntungan bagi petani.

Heru menambahkan, dengan terus mengoptimalkan program PSR dan tumpangsari padi gogo, diharapkan para petani semakin mandiri dan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.

Untuk itu, Heru mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi demi mencapai swasembada pangan dalam, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman.

“Kita harus terus bergerak maju, memanfaatkan setiap potensi lahan yang ada, agar ketahanan pangan semakin kuat,” imbuh Heru.

Di kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Tani Harapan 1, Agus Salim, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan Kementerian Pertanian.

“Program PSR tumpangsari padi gogo ini sangat membantu kami. Selain meningkatkan pendapatan, panen kali ini menjadi bukti konkret bahwa program ini benar-benar memberikan hasil yang nyata dan bermanfaat bagi kami sebagai petani,” ujar Agus.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini