Mentan Amran Bakal Hilirisasi Sawit dari Lahan Sitaan Negara

0
Perkebunan sawit. Dok: Ist

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah akan mengembangkan hilirisasi sawit dari lahan-lahan sawit sitaan untuk mendukung industri sawit nasional.

Hal tersebut disampaikan Amran usai mengikuti rapat terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 9 Oktober 2025.

“Nah, mimpi kita adalah seluruh bahan baku yang selama ini diekspor, termasuk CPO, harus dihilirisasi di dalam negeri,” kata Amran.

Menurutnya, khusus lahan sawit yang dikuasai pemerintah akan diarahkan untuk pengolahan dari tandan buah segar (TBS) menjadi produk turunan bernilai tambah seperti FAME (Fatty Acid Methyl Ester) atau biofuel, minyak goreng, hingga margarin.

“Nilai tambahnya harus tercipta di Indonesia. Kalau ini kita lakukan terus-menerus, akan membuka lapangan kerja, menekan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, dan mengurangi pengangguran,” ujar Amran.

Berdasarkan catatan Majalah Hortus, hingga 1 Oktober 2025 Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah berhasil mengambil alih kembali penguasaan atas kawasan hutan seluas 3.404.522,67 hektare.

Dari total luasan kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali, sebanyak 1.507.591,9 hektare kebun sawit dalam kawasan hutan telah diserahkan dan dititipkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).

Penyerahan kepada PT Agrinas dilakukan secara bertahap melalui empat tahapan. 

Adapun sisa penguasaan kawasan hutan yang belum diserahkan, seluas 1.814.632,64 hektare, saat ini masih dalam proses verifikasi untuk kemudian diserahkan kepada perusahaan pelat merah tersebut pada tahap berikutnya.

(Supianto)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini