Daftar Provinsi Penghasil Kopi di Indonesia

0
biji kopi siap panen
Biji kopi berwarna merah siap untuk dipanen. Dok: PTPN

Kopi menjadi salah satu komoditas perkebunan unggulan Indonesia yang produksinya tersebar di berbagai daerah. Berdasarkan Angka Tetap (ATAP) dalam Buku Statistik Perkebunan 2024–2026, luas areal perkebunan kopi Indonesia pada 2024 mencapai 1.273.918 hektare.

Dari total luasan tersebut, sekitar 976.435 hektare merupakan tanaman menghasilkan (TM), sementara 186.453 hektare berupa tanaman belum menghasilkan (TBM) dan 111.030 hektare tanaman tidak menghasilkan/tanaman rusak (TTM/TR).

Dengan luasan lebih dari 1,27 juta hektare, produksi kopi nasional pada 2025 tercatat sekitar 826 ribu ton kopi berasan.

Produksi kopi nasional berasal dari berbagai provinsi, dengan sentra utama masih terkonsentrasi di Pulau Sumatera. Sejumlah provinsi di Jawa, Sulawesi, dan Nusa Tenggara juga menjadi daerah penghasil kopi dengan produksi yang cukup besar.

Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan produksi kopi terbesar, yakni mencapai 228.000,08 ton. Berikutnya ada Lampung dengan produksi 127.580,35 ton dan Sumatera Utara sebesar 91.956,80 ton.

Selanjutnya, Aceh mencatat produksi kopi sebesar 68.923,05 ton, sedangkan Bengkulu menghasilkan 56.911,27 ton.

Provinsi lainnya yang masuk dalam jajaran penghasil kopi terbesar yakni Jawa Timur dengan produksi 54.776,48 ton, Sulawesi Selatan sebesar 32.201,56 ton, serta Jawa Tengah sebesar 28.473,95 ton.

Kemudian, Jawa Barat mencatat produksi 26.186,42 ton, sementara Nusa Tenggara Timur (NTT) menghasilkan 25.321,09 ton.

Besarnya produksi di sejumlah provinsi Sumatera menunjukkan kawasan tersebut masih menjadi salah satu tulang punggung perkebunan kopi Indonesia. Namun, sentra produksi juga tersebar di Pulau Jawa, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara.

Selain menjadi komoditas perkebunan penting bagi perekonomian nasional, kopi juga menjadi sumber penghidupan bagi jutaan pekebun. Karena itu, penguatan produktivitas dan kualitas menjadi bagian penting dalam pengembangan kopi nasional.

Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor kopi Indonesia sepanjang 2025 mencapai 508,36 ribu ton dengan nilai sekitar US$2,5 miliar.

Beberapa negara menjadi tujuan utama ekspor kopi Indonesia berdasarkan volume. Belgia mencatat volume terbesar mencapai 60,17 ribu ton, disusul Amerika Serikat 57,16 ribu ton, Jerman 53,71 ribu ton, Mesir 41,23 ribu ton, dan Aljazair 38,26 ribu ton. 

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini