Kementan Kick Off Optimasi Lahan Rawa di Kalimantan Tengah

0
Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan bersama Wakil Gubernur Kalteng dan Kelompok Tani Sidomulyo II secara simbolis melakukan kick off pelaksanaan konstruksi optimasi lahan rawa di Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Sabtu (16/3).

Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun), Kementerian Pertanian (Kementan) kick off pelaksanaan konstruksi optimasi lahan rawa di Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Sabtu (16/3).

Kick off ini merupakan yang pertama di wilayah Kalimantan dan sekaligus di Indonesia pada lahan seluas 106 hektare.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan, Andi Nur Alam Syah mengatakan, Kalimantan Tengah salah satu dari 11 provinsi yang memiliki potensi optimasi lahan sebesar 81.070 hektare dan memiliki Survei Investigasi dan Desain (SID) seluas 3.509 hektare.

“Direktorat Jenderal Perkebunan diberi tugas oleh Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman untuk menyelesaikan setidaknya 81.088 hektare lahan yang harus kita optimasi,” kata Andi Nur.

Menurut Andi Nur, pihaknya akan mendorong program SID dengan penambahan sumber daya manusia (SDM), sepuluh eskavator, dan membuka akses jalan ke Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten.

“Untuk target optimasi lahan rawa 2024 Pulang Pisau seluas 21,453 hektare. Survei investigasi (SI) seluas 7000 hektare selesai, lanjut kita desain,” kata Andi Nur.

Andi Nur menjelaskan, optimasi lahan rawa dilakukan guna memperkuat ketahanan pangan nasional dengan menambah dan meningkatkan luas lahan, indeks panen, dan produktivitas padi.

Di samping itu, untuk meningkatkan infrastruktur lahan pertanian rawa melalui pembangunan atau rehabilitasi infrastruktur tata lahan dan tata air untuk peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan produktivitas.

“Dengan adanya program optimasi lahan rawa ini diharapkan agar pengaturan air dan normalisasi saluran dapat dilaksanakan sesuai dengan hasil SID, sehingga dapat meningkatkan IP juga produksi dan produktivitas padi,” tambah dia.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo juga mengatakan, Kabupaten Pulang Pisau ini jadi proyek yang harus segera dilakukan.

“Kita sudah rencanakan 106 hektare dalam empat hari ini selesai. Nanti malam saya dengan Pak Dirjen beserta pihak dinas terkait akan diskusikan lebih lanjut,” kat Edy.

Edy menambahkan, Gubernur Kalimatan Tengah, Sugianto Sabran mengarahkan agar optimasi lahan rawa difokuskan pada lahan 81.088 hektare untuk ke depannya meningkatkan produktivitas padi.

“Dan di sini, di Kecamatan Kahayan Hilir merupakan salah satu daerah pendukung swasembada atau Lumbung Pangan Pangan, terkhusus daerah Kapuas dan Pulang Pisau,” jelas Edy.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini