Luar Biasa, GPPI Hadirkan Petani dan Peneliti Forum Internasional di Washington DC

0

Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (GPPI) membawa suara petani dan peneliti sawit Indonesia ke panggung internasional di Washington DC.

Dalam acara yang berlangsung pada Kamis (22/08/2024) hingga Jumat (23/08/2024), GPPI mengirimkan dua perwakilan utama, yaitu Hendra Darmawan, seorang penggiat dari Rumah Tamadun dari SAMADE, dan Dr. Iwan Hermawan, seorang peneliti kelapa sawit dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kehadiran Hendra dan Dr. Iwan di Washington DC bertujuan untuk menyampaikan aspirasi dan inovasi dalam pengelolaan limbah sawit, khususnya lidi sawit, di berbagai forum bergengsi. Salah satu forum utama yang mereka hadiri adalah Business Knowledge Forum of Indonesia: Development and Beyond yang digelar di Preston Auditorium, markas besar Bank Dunia di Washington DC.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki, serta Prof. Ismunandar, perwakilan Indonesia di UNESCO. GPPI memanfaatkan kesempatan ini untuk menekankan pentingnya pengelolaan limbah sawit yang berkelanjutan dan potensinya untuk mendukung ekonomi sirkular.

“Kami bangga bisa membawa inovasi petani dan peneliti sawit Indonesia ke forum internasional seperti ini. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa pengelolaan limbah sawit memiliki potensi besar untuk diakui di panggung global,” ujar Ketua Umum GPPI, Delima Hasri baru-baru ini.

Selain itu, GPPI juga berpartisipasi dalam Trade Forum yang diselenggarakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington DC pada Jumat (23/08/2024). Di forum ini, GPPI menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kelompok Bisnis Orangutan di Amerika, sebuah kelompok usaha yang fokus pada prinsip keberlanjutan dan pertanian regeneratif.

Tidak hanya di forum bisnis, Hendra Darmawan dan Dr. Iwan Hermawan juga berkesempatan tampil di Wow Indonesia Festival yang diadakan di sepanjang jalan Pennsylvania Avenue, di depan Capitol Hill, Washington DC. Acara yang berlangsung pada Jumat (23/08/2024) ini diperkirakan menarik lebih dari 35.000 pengunjung, yang dihadiri juga oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi.

Dalam acara tersebut, GPPI membuka tiga booth yang menampilkan produk-produk UMKM sawit, seperti kopi, teh, kakao, serta produk kerajinan tangan berbahan lidi sawit dan serat tandan kosong sawit. Booth Rumah Tamadun menjadi salah satu daya tarik utama dengan memamerkan berbagai kerajinan tangan seperti piring, tas, dan tempat tisu.

“Keterlibatan kami di Wow Indonesia Festival adalah langkah nyata dalam memperkenalkan produk-produk UMKM sawit Indonesia ke pasar global. Produk-produk ini menunjukkan bahwa kelapa sawit bisa diolah menjadi berbagai produk bernilai tinggi yang ramah lingkungan,” kata Delima Hasri.

Acara ini juga menjadi momentum penting untuk memperingati 70 tahun kerjasama Indonesia dengan Bank Dunia dalam berbagai aspek pembangunan. GPPI berharap bahwa keterlibatan mereka di panggung internasional ini akan membuka lebih banyak peluang bagi petani dan UMKM sawit Indonesia di masa depan.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ‘GPPI Goes to USA’, terutama Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, BRIN, PTPN 3 Holding, dan UMKM terkait,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini