
Bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menyebabkan sejumlah wilayah terputus dari jalur logistik. Kerusakan infrastruktur membuat suplai makanan pokok tidak bisa masuk selama beberapa hari sehingga masyarakat mengalami keterbatasan akses pangan.
Melihat situasi tersebut, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan keprihatinan mendalam atas para korban dan keluarga yang terdampak. Dia memahami beratnya kondisi warga yang selama beberapa hari terisolasi dan tidak mendapatkan suplai makanan pokok.
Namun, Rizal menegaskan, Bulog akan memastikan masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok demi menjaga mereka bertahan di masa sulit.
“Saat akses logistik terputus dan kebutuhan pangan meningkat, memastikan masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok menjadi prioritas utama Bulog demi menjaga mereka tetap bertahan di masa sulit,” ungkap dia dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa (2/12).
Bulog berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional (Bapanas), TNI, Polri, dan berbagai pihak terkait. Melalui koordinasi tersebut, penyaluran pangan darurat dipercepat agar kebutuhan mendesak masyarakat dapat segera terpenuhi.
Sejumlah bantuan telah digerakkan sejak hari pertama, mulai dari bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Bulog, penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk bencana, hingga distribusi beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) ke wilayah yang paling membutuhkan.
“Bantuan ini dikirimkan ke titik-titik yang sebelumnya terisolasi untuk memastikan warga kembali memiliki akses terhadap pangan,” ujar dia.
Selain bantuan darurat, Bulog juga menjaga agar program bantuan pangan reguler tetap berjalan. Penyaluran beras dan minyak goreng yang dialokasikan bagi jutaan penerima manfaat tetap dioptimalkan, sehingga keluarga terdampak tidak mengalami penurunan suplai bahan pokok.
Untuk memperkuat ketersediaan pangan di lapangan, Bulog telah mengirimkan tambahan stok ke sejumlah titik prioritas di tiga provinsi tersebut. Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas pasokan sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
“Fokus utama kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi melalui koordinasi dan langkah kebijakan yang tepat bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” imbuh Rizal.
Dengan percepatan distribusi dan dukungan lintas lembaga, Bulog memastikan akses pangan tetap terjaga di wilayah yang terdampak bencana.





























