Mentan Amran Sebut Swasembada Pangan Tinggal 20 Hari Lagi

0
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman melepas Bantuan Bencana Pulau Sumatera tahap ke-2 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (11/12).

Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia berada di ambang capaian swasembada pangan beras dan jagung.

Hal itu dia ungkapkan saat melepas Bantuan Bencana Pulau Sumatera tahap ke-2 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (11/12).

Amran menyatakan bahwa pengumuman swasembada beras dan jagung pada akhir tahun ini masih on the track. Dia menegaskan, waktunya tinggal sekitar 20 hari lagi dari total perjalanan panjang selama satu tahun.

“Beres, insyaallah. Tinggal berdoa 20 hari. Kita tidak tahu, tapi keyakinan saya tinggal 20 hari dari 365 hari penantian,” ujar Amran.

Dia menjelaskan, salah satu indikatornya adalah tidak lagi keluarnya rekomendasi impor, yang biasanya membutuhkan waktu satu hingga dua bulan. “Kalau matematikanya sih hampir pasti,” tambah dia.

Keyakinan tersebut, kata sambung Kepala Badan Pangan Nasional itu, juga diperkuat oleh kondisi stok beras nasional yang berada pada posisi tertinggi dalam sejarah.

“Stok kita hari ini 3,7 juta ton. Dan ini tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia. Itu produksi dalam negeri,” tegas dia.

Amran juga menjelaskan bahwa stok tertinggi sebelumnya hanya mencapai sekitar 2 juta ton di akhir tahun.

“Prediksi kami tinggal 20 hari lagi, di gudang kemungkinannya 3,65–3,67 juta ton. Dan itu tertinggi. Jadi masalah beras untuk Republik Indonesia insyaallah aman,” ungkap Amran

Dengan kondisi itu, Amran optimistis pergantian tahun akan menjadi momentum penting. “Insyaallah di akhir tahun, ya tanggal 1 Januari kita bersyukur insyaallah swasembada kita raih,” tutur dia.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini