Apel Siaga Karhutla Libatkan Multipihak Hadapi Potensi Musim Kemarau

0
PT Sawit Mas Sejahtera
PT Sawit Mas Sejahtera (PT SMS), anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, menginisiasi Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan, Lahan, dan Perkebunan atau Dalkarhutlabun di Lahat, Sumatra Selatan. Dok: Ist

PT Sawit Mas Sejahtera (PT SMS), anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, menginisiasi Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan, Lahan, dan Perkebunan atau Dalkarhutlabun di Lahat, Sumatra Selatan menghadapi potensi musim kering 2026.

Kegiatan ini turut melibatkan PT Prisma Cipta Mandiri (PT PCM) dan PT Bumi Sawit Permai (PT BSP), anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food lainnya, serta berbagai pemangku kepentingan. 

Kegiatan ini bagian dari upaya perusahaan memperkuat kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas pihak untuk mencegah kebakaran hutan, lahan, dan perkebunan, khususnya di wilayah sekitar operasional. 

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kering tahun 2026 diperkirakan berlangsung mulai Mei hingga Oktober. Kondisi ini perlu diantisipasi bersama karena berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, terutama apabila musim kering berlangsung lebih panjang. Oleh karena itu, langkah pencegahan sejak dini menjadi sangat penting. 

Apel siaga ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari instansi dinas terkait, aparat kepolisian, TNI, hingga perwakilan desa ring 1 perusahaan. Sebanyak 90 anggota tim pemadam kebakaran dari PT Sawit Mas Sejahtera, PT Prisma Cipta Mandiri, dan PT Bumi Sawit Permai juga hadir.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mengikuti apel kesiapsiagaan, tetapi juga simulasi pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Simulasi ini bertujuan memastikan kesiapan personel, kesiapan peralatan, serta koordinasi di lapangan apabila terjadi potensi kebakaran. 

Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama pencegahan kebakaran hutan dan lahan oleh manajemen perusahaan dan para pihak terkait.

Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat pencegahan, deteksi dini, dan respons cepat terhadap potensi kebakaran di wilayah perusahaan dan sekitarnya. 

“Pencegahan kebakaran hutan, lahan, dan perkebunan membutuhkan kesiapsiagaan bersama. Melalui apel siaga ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh tim memiliki pemahaman, kesiapan personel, dan koordinasi yang kuat dalam menghadapi potensi musim kering,” ujar Agus Suharto, Regional Controller PSM 2 Region Sumsel 2.

Ia juga menyatakan berkomitmen perusahaan untuk terus menjalankan upaya pencegahan Dalkarhutlabun sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk melalui deteksi dini, patroli, kesiapan sarana prasarana, serta kerja sama dengan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini, upaya pencegahan dan pengendalian Dalkarhutlabun diharapkan dapat berjalan lebih efektif melalui kerja sama yang kuat antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat desa sekitar. 

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi landasan penting dalam membangun sistem kesiapsiagaan yang lebih terkoordinasi, sehingga risiko kebakaran selama musim kering dapat diminimalkan dan lingkungan di sekitar wilayah operasional tetap terjaga. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini