BULOG Pastikan Bantuan Beras untuk Korban Bencana NTT Terpenuhi

0
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani dalam konferensi pers Update Bantuan Bencana NTT di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Selasa (1/9).

Perum BULOG terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga 1 September 2026, stok beras yang tersedia di 46 gudang Bulog di wilayah terdampak mencapai 24.134 ton.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan Bulog terus bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga dalam penyaluran bantuan bencana di NTT.

“Tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk bagaimana semaksimal mungkin Bulog mampu menyalurkan bantuan-bantuan bencana yang diharapkan dari saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,” kata Rizal dalam konferensi pers Update Bantuan Bencana NTT di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Selasa (1/9).

Rizal menjelaskan, hingga 1 September 2026 gempa susulan di NTT telah mencapai lebih kurang 10.836 kali. Bantuan difokuskan pada tujuh kabupaten/kota terdampak, yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Bulog telah menyiapkan 46 unit gudang di NTT dengan total kapasitas lebih kurang 50.400 ton. Hingga 1 September 2026, stok beras yang tersedia di NTT mencapai 24.134 ton.

Kemudian, Bulog juga melakukan pengiriman beras dukungan bantuan bencana melalui mobilisasi nasional (Movnas) dari Kanwil DKI Jakarta Banten, Jawa Timu (Jatim), Sulselbar, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dari Kanwil DKI Jakarta-Banten, Bulog mengirim sekitar 3.000 ton yang seluruhnya sudah bergerak dalam perjalanan menggunakan kapal. Sementara dari Kanwil Jatim  dikirim sekitar 20.296.000 kilogram dengan progres pergerakan mencapai 98 persen.

Selanjutnya, sekitar 8.550 ton dikirim dari Sulselbar dengan progres 41,52 persen. Sementara dari Kanwil NTB dikirim sekitar 35.250 ton dengan progres mencapai 82,35 persen.

Rizal mengatakan sebagian bantuan yang telah tiba di pelabuhan masih dalam proses bongkar muat sebelum dikirim ke masing-masing gudang.

Untuk penyaluran bantuan bencana, total realisasi beras hingga 1 September 2026 mencapai 1.321.550 kilogram. Penyaluran tersebut terdiri dari CBPB bencana alam sebesar 881.980 kilogram, CPPD sebesar 101.800 kilogram, dan bantuan pangan sebesar 472.900 kilogram.

Selain beras, Bulog juga menyalurkan Minyakita sekitar 7.000 liter untuk masyarakat di tujuh kabupaten/kota yang terdampak bencana.

Rizal mengatakan penyaluran bantuan melibatkan seluruh stakeholder di NTT, termasuk BPBD, TNI, Polri, aparat wilayah, hingga aparat desa.

“Syukur alhamdulillah sampai dengan hari ini penyaluran berjalan dengan baik dan lancar, hampir di seluruh tempat sudah terpenuhi dengan kebutuhan-kebutuhan bantuan bencana tanpa terkecuali,” kata Rizal.

Bulog juga terus melakukan pemantauan penyaluran bantuan setiap hari melalui posko bantuan bencana di pusat maupun daerah.

“Alhamdulillah ini dapat terlaksana dengan baik berkat sinergi yang luar biasa dari seluruh stakeholder dan kami siap mendukung intinya Bulog untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang ada di tempat bencana,” ujar Rizal.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini