
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan pangan (Banpang) alokasi Juli–September 2026 di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu pagi (2/9).
Amran menyebut jumlah bantuan pangan yang disalurkan di Subang mencapai 93 ton. Penyaluran tersebut merupakan bagian dari penugasan pemerintah untuk membagi bantuan pangan kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
“Sebagai Kepala Bapanas diperintahkan oleh Bapak Presiden membagi bantuan pangan untuk 33,4 juta orang seluruh Indonesia termasuk Subang,” ujar Amran usai menyerahkan banpang kepada 321 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di kantor Desa Ciasem Girang.
Adapun bantuan pangan beras di Kabupaten Subang tercatat menyasar 277.954 PBP dengan total alokasi 8.338.620 kilogram atau sekitar 8.338,62 ton beras.
Khusus di Kecamatan Ciasem, sebanyak 24.075 PBP mendapatkan alokasi dengan total 722.250 kilogram atau 722,25 ton beras yang tersebar di sembilan desa/kelurahan.
Sementara itu, secara keseluruhan di Jawa Barat, bantuan pangan beras dialokasikan kepada 6.039.551 PBP dengan total 181.186.530 kilogram atau sekitar 181.186,53 ton beras.
Bagi warga Subang, bantuan tersebut menjadi dukungan yang berarti untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Tri Wahyuni, warga Desa Ciasem, mengaku senang menerima bantuan karena turut membantu kondisi ekonomi keluarganya.
“Senang sekali karena membantu ekonomi kami. Saya berharap bantuan ini dapat dilanjutkan dan kami mendapat bantuan lagi. Terima kasih Pak Presiden atas bantuannya,” ujar Tri.
Hal serupa dirasakan Nani Haryani, warga Sukamandi. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah dan berharap penyaluran beras dapat terus berlanjut.
“Saya berterima kasih sudah diberi bantuan sama Pak Presiden. Mudah-mudahan ke depannya berasnya lanjut karena sangat membantu sekali,” kata Nani.




























