Mentan Amran Janji Replanting Tanaman Kopi yang Rusak di Aceh

0
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman melakukan Pelepasan Bantuan Bencana Pulau Sumatera tahap ke-2, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (11/12).

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) akan menanam ulang (replanting) kopi yang rusak total akibat banjir dan longsor di Aceh.

Pernyataan tersebut disampaikan Mentan Amran saat melepas Bantuan Bencana Pulau Sumatera tahap ke-2 di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Kamis (11/12).

Amran mengatakan, pihaknya sedang mendata kerusakan lahan pertanian, baik kebun maupun sawah, di sejumlah wilayah terdampak. Untuk komoditas kopi yang rusak tatal di Aceh, kata dia, Kementan akan melakukan replanting.

“Lahan-lahan kita lihat kopi yang di Aceh, kita nanti yang rusak total kita replanting,” kata Mentan Amran kepada awak media.

Aceh merupakan salah satu sentra kopi setelah Sumatra Selatan dan Lampung. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), luas areal kopi di daerah berjuluk Serambi Mekkah ini mencapai 113.099 hektare.

Areal kopi ini tersebar di tiga kabupaten, yaitu Aceh Tengah (Takengon), Bener Meriah, dan Gayo Lues, yang terkenal sebagai penghasil kopi Arabika berkualitas tinggi. Ketiga Kabupaten ini dilaporkan terdampak banjir dan longsor.

Selain kopi, Amran juga menyampaikan bahwa sawah yang mengalami kerusakan berat, baik puso maupun rusak tanahnya akan dicetak ulang oleh pemerintah.

“Yang sawahnya rusak ada tadi 11.000 hektare. Ini 11.000 hektare kami cetak ulang. Dan yang kerjakan adalah pemerintah. Kementerian Pertanian tanggung jawab,” kata dia.

Amran yang juga kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan, pemerintah berkomitmen menyelesaikan seluruh dampak kerusakan sektor pertanian akibat bencana tersebut.

“Jadi kita harus bantu. Sektor pertanian insyaallah kami selesaikan,” imbuh dia.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini