
Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman kembali mengirimkan 153 truk atau senilai kurang lebih Rp 10 miliar bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Hari ini kita berangkatkan bantuan untuk saudara-saudara kita ke Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat. Ini dalam bentuk barang dari Kementan Peduli, dari jajaran dan pejabat Kementan, serta perusahaan mitra,” kata Amran saat pelepasan bantuan di Kantor Pusat Kementan, Kamis (11/12).
Bantuan logistik berupa sosis, mie instan, biskuit, snack, sarden, kecap, garam, gula, beras, air mineral, pakaian anak-anak, pakaian perempuan dan laki-laki, pakaian dalam, daster, sarung, mukena, handuk, selimut, sajadah, kasur lipat, dan terpal akan diberangkatkan menggunakan kapal dari Pelabuhan Tanjung Priok.
“Ini adalah wujud kepedulian dan gotong royong kita untuk saudara-saudara di Sumatra. Negara hadir, bergerak cepat, dan memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Amran.
Sampai hari ini, Kementan telah mendistribusikan total 360 truk bantuan kemanusiaan melalui Program Kementan Peduli. Di samping itu, pemerintah juga mengalokasikan dana reguler dan dana non-reguler untuk penanganan bencana di Sumatra.
“Selain Kementan Peduli, terdapat bantuan pemerintah itu totalnya untuk reguler Rp 918 miliar, ini perintah Bapak Presiden Prabowo. Yang kedua adalah non reguler berdasarkan permintaan dari provinsi itu nilainya Rp 330 miliar. Totalnya sekitar 1,249 triliun Itu dari pemerintah,” jelas dia.
Amran menurunkan dua pejabat eselon I Kementan dan Bapanas di setiap provinsi terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk memperkuat koordinasi lapangan serta memastikan bantuan tersalurkan cepat terutama di daerah-daerah terisolir.
Di Aceh, Mentan Amran menugaskan Inspektur Jenderal, Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan dan Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto.
Untuk Sumatera Utara, Mentan Amran menugaskan Ali Jamil dan Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa.
Sementara di Sumatra Barat, Mentan Amran menugaskan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti dan Direktur Bidang Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Panganm, Brigjen Hermawan.
“Bantuan kami lepas di Kementan, kemudian kami kawal hingga diberangkatkan di Tanjung Priok, kemudian penanggung jawab Kementan dan Bapanas di tiga provinsi menerima bantuan dan dikawal hingga posko BNPB dan wilayah terdampak,” terang dia.
Amran menegaskan, upaya penanganan bencana ini akan terus diperkuat untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan kondisi di wilayah terdampak berangsur pulih. Dia menekankan Kementan bersama Bapanas, pemerintah daerah, TNI/Polri, BNPB, serta para mitra akan terus bekerja bahu-membahu.
Reporter: Supianto





























