MUI Apresiasi Mentan Amran Kirim 10.000 Ton Beras untuk Palestina

0
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, K.H. Muhammad Cholil Nafis. Dok: Ist

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa 10.000 ton beras untuk rakyat Palestina. Bantuan ini dinilai sebagai bentuk solidaritas atas penderitaan umat Muslim di Gaza.

“Saya mengapresiasi dukungan Mentan Amran mewakili pemerintah Indonesia atas bantuan beras 10.000 ton beras kepada rakyat palestina,” ujar Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, K.H. Muhammad Cholil Nafis dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa (8/7).

Bantuan beras tersebut secara simbolis diserahkan oleh Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, kepada Menteri Pertanian Negara Palestina, Rezq Basheer-Salimia dalam pertemuan di Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (8/7).

Penyerahan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum bertolak ke Brasil untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS (Brasil, Rusia, India, China, South Africa) 2025.

Kyai Cholil menyebut pengiriman bantuan ini sebagai komitmen nyata Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak kekejaman yang terjadi di Gaza. Ia berharap bantuan tersebut segera sampai dan dapat meringankan penderitaan warga yang tengah menghadapi krisis pangan.

“Saya berharap bantuan ini segera tiba di Palestina, khususnya di Gaza yang saat ini mengalami kelaparan,” kata Kyai Cholil.

Ia juga menilai keputusan cepat pemerintah RI menunjukkan keberpihakan nyata terhadap perjuangan rakyat Palestina. “Langkah yang sangat bagus dan tepat sekali,” ujarnya.

Terpisah, Mentan Amran mengungkapkan, pengiriman bantuan beras akan diserahkan kepada Duta Besar Palestina di Indonesia terkait penentuan waktu dan mekanisme pendistribusian.

“Bantuan akan dikirim tergantung Dubes Palestina yang ada di Indonesia. Kapan saja bisa dikirim, kami serahkan berasnya,” ucapnya.

Menteri Pertanian Palestina, Rezq Basheer-Salimia, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan rakyat Indonesia.

“Saya ingin menyampaikan penghargaan yang tulus kepada pemerintah Indonesia atas perhatiannya yang luar biasa. Terima kasih atas dukungan di semua bidang, terutama terhadap hak-hak rakyat Palestina,” tuturnya.

Sebagai bagian dari kerja sama jangka panjang, Indonesia juga menginisiasi pendirian Zona Investasi Solidaritas Palestina–Indonesia di sektor pertanian.

Zona ini akan dialokasikan di Provinsi Sumatera Selatan seluas 10.000 hingga 15.000 hektare dan diharapkan menjadi pusat kerja sama penguatan ketahanan pangan, pembangunan pedesaan, serta investasi pertanian yang saling menguntungkan.

Selain itu, kerja sama juga mencakup pengembangan industri benih, bioteknologi, manajemen agribisnis, alat dan mesin pertanian, cadangan pangan, serta sektor-sektor strategis lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini