Menko Pangan Jamin Stok Bapok Aman Selama Ramadan

0
Tumpukan beras medium di warung.
Foto ilustrasi beras medium dan premium di ritel modern aman dimakan (Foto: Humas Bapanas)

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir mengenai ketersediaan stok bahan pokok (Bapok) selama Ramadan, karena pemerintah telah memastikan pasokan pangan terjamin dengan baik sepanjang bulan suci ini.

Hal tersebut disampaikan Menko Zulkifli usai menghadiri rapat pembahasan ketersediaan pasokan dan harga pangan jelang Ramadan dan Idulfitri di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (26/2).

Zulhas, sapaan Menko Zulkifli, menyebutkan beberapa komoditas yang stoknya melimpah, antara lain beras, ayam, telur, minyak goreng, dan gala. Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk berbelanja seperlunya, agar pasokan tetap stabil.

“Pendek kata, ketersediaan bahan  pokok tersedia di mana-mana. Oleh karena itu, masyarakat tidak usaha khawatir. Belanja saja seperlunnya, kapan saja barangnya ada,” kata Menko Zulhas.

Menko Zulhas juga menjelaskan bahwa stok beras di Gudang Bulog saat ini mencapai 2 juta ton. Pasokan ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

“Beras banyak, banyak sekali. Ini ada KaBulog, stoknya 2 juta ton. Jadi banyak. Ayam banyak, telur  banyak, minyak banyak,” tutur Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN).

Khusus untuk minyak goreng kemasan Minyakita, lanjut Menko Zulhas, pemerintah sepakat untuk menambah pasokannya dua kali lipat dari tahun sebelumnya agar harganya bisa lebih stabil.

“Bahkan minyak goreng akan dibanjiri pasar dua kali daripada sebelum-sebelumnya. Jadi, dua kali lebih banyak. Begitu juga dengan gula juga,” kata Menko Zulhas.

Di sisi lain, Menko Zulhas juga mengingatkan para pelaku usaha untuk tidak menimbun bahan pokok atau menjualnya dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), demi meraup keuntungan lebih besar.

“Jadi, janganlah bulan Ramadan ini tamak, serakah, pengen enaknya sendiri, mengambil untung sebanyak-banyaknya sementara orang sedang memerlukan untuk hari raya, puasa, dan seterusnya,” tegas dia.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo menambahkan, pihaknya akan menurunkan anggota Kepolisian ke pasar tradisional untuk memastikan harga-harga bahan pokok sesuai dengan harga acuan dan HET.

“Besok saya akan menurunkan anggota untuk mengontrol, kalau ada yang harganya lebih dari HET akan kita telusuri, penyebabnya ada di mana, dan juga akan kita tertibkan. Apalagi, kalau kemudian ada permainan yang dilakukan oleh para spekulan,” kata dia.

Listyo Sigit mengharapkan, selama bulan puasa berlangsung, masyarakat dapat membeli barang kebutuhan pokok dengan harga yang sesuai, atau sesuai dengan harga yang telah diatur pemerintah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini