Bulog Pastikan Kesiapan Stok Beras Jelang Nataru

0
Wakil Direktur Perum Bulog, Marga Taufiq saat menghadiri panen di lahan Kepuh, Karawang, Jawa Barat, Selasa (4/11).

Perum Bulog menegaskan kesiapan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok, terutama beras menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kesiapan tersebut disampaikan Wakil Direktur Perum Bulog, Marga Taufiq saat menghadiri panen di lahan Kepuh, Karawang, Jawa Barat, Selasa (4/11).

Dia mengatakan saat ini stok beras yang dikuasai Bulog mencapai lebih dari 3,8 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Stok lebih dari 3,8 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Taufiq.

Dengan ketersediaan tersebut, Bulog siap mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga bahan pokok maupun meningkatnya permintaan pasokan beras di pasaran.

Seiring itu, Bulog juga terus melakukan percepatan distribusi beras melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke seluruh pelosok Tanah Air.

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, percepatan ini dilakukan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, baik dari unsur pemerintah maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Untuk strategi, kami libatkan seluruh stakeholder pemerintahan, seperti yang kami laksanakan sekarang adalah sinergi dengan salah satunya dengan teman-teman pegadaian,” ujar dia pada peluncuran kemasan baru beras Befood Setra Ramos di Sudirman, Jakarta, Minggu (2/11). 

Menurut dia, kerja sama dengan Pegadaian tidak hanya sebatas di tingkat pusat, tetapi juga memanfaatkan seluruh jaringan outlet Pegadaian di daerah sebagai titik distribusi beras SPHP.

“Pegadaian juga kami libatkan, tambah lagi dengan dengan outlet-outlet pegadaian,” ujar Rizal.

Selain Pegadaian, lanjut Rizal, pihaknya juga bekerja sama dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), di mana seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) di Indonesia turut menyerap beras pemerintah tersebut.

Kerja sama ini, kata Rizal, menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan distribusi sekaligus mempercepat penyaluran beras SPHP ke berbagai lapisan masyarakat.

“Kami juga kerja sama dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang mana semua lapas-lapas seluruh Indonesia juga menyerap beras-beras pemerintah dalam hal ini,” kata dia.

Rizal menambahkan, penyaluran beras SPHP juga didukung oleh berbagai elemen seperti TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga kementerian dan lembaga terkait.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini