
Perum Bulog mengatakan saat ini terdapat sekitar 150.000 ton beras premium yang standby di gudang-gudang Bulog. Stok ini dinilai cukup dan siap didorong ke berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Hal itu disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani dalam konferensi pers pengiriman beras premium Bulog ke Batam dari Gudang Bulog di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (27/11).
Rizal menjelaskan, beras premium tersebut standby di berbagai gudang besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Sumatera Utara, hingga Sulawesi Selatan.
“Gudang-gudang besar kami hampir memiliki 150.000 ton beras premium yang siap didorong untuk kesiapan Natal dan Tahun Baru,” kata Rizal.
Perum Bulog untuk pertama kalinya mengirimkan beras premium ke Batam dan Karimun dengan total distribusi mencapai 48 ton. Beras yang dikirim merupakan beras premium merek Punokawan dan Setra Ramos.
Selain Batam, Bulog juga menyiapkan pengiriman ke wilayah-wilayah Indonesia Timur, khususnya Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara Timur.
“Di Maluku, Papua, NTT kita akan kirim juga karena saudara-saudara kita yang di Indonesia Timur banyak yang Nasrani. Sehingga kita akan dorong supaya nanti pada saat Natal dan Tahun Baru betul-betul siap,” ujar dia.
Terkait pengiriman ke wilayah timur, Rizal mengatakan pihaknya tengah menyiapkannya melalui Direktur Bisnis Perum Bulog. Namun, dia memastikan pengiriman akan dilakukan as soon as possible (secepatnya).
“Kami kirim nanti dari Sulawesi Selatan Biar tidak terlalu jauh dari sini, cost-nya juga biar tidak terlalu mahal. Nanti pada saat di Sulawesi Selatan dikirim kita akan rilis kembali,” kata dia.
Sementara untuk Sabang, Rizal menjelaskan bahwa pendistribusian akan dilakukan dari Banda Aceh agar lebih dekat dengan lokasi.
“Di sana stok banyak, apalagi Aceh hasil panennya juga melimpah. Namun hari ini Aceh sedang mengalami banjir, jadi teman-teman di sana sedang fokus menangani banjir dahulu,” kata Rizal.




























