Bulog Siapkan Gudang Sementara 2 Juta Ton Sambut Panen Raya

0
tumpukan beras
Tumpukan stok beras di gudang Perum Bulog. (Foto: Dok. Bulog)

Perum Bulog menyiapkan gudang sementara dengan kapasitas hingga 2 juta ton untuk menyambut panen raya yang diperkirakan berlangsung pada Februari hingga April mendatang.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan kesiapan gudang menjadi langkah antisipatif agar seluruh hasil panen petani dapat terserap dan tersimpan dengan baik.

“Kami juga sudah siapkan sementara gudang tambahan. Gudang tambahan direncanakan nanti 2 juta ton stoknya untuk mampu menyambut kedatangan panen raya di bulan Februari, Maret dan April ini,” kata Rizal dalam Konferensi Pers Capaian Krusial Bulog 2025 dan Langkah Strategis 2026 di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Jumat (2/1).

Dia menjelaskan, hingga saat ini gudang yang telah dicek dan dinyatakan siap digunakan mencapai sekitar 942 ribu ton. Selain itu, terdapat tambahan gudang berpotensi sekitar 600 ribu ton yang telah dikonfirmasi.

Dengan demikian, total kapasitas gudang sementara yang siap untuk menampung hasil panen pada Februari hingga April mendatang mencapai sekitar 1,5 juta ton.

“Jadi teman-teman tidak perlu bimbang dan ragu. Kami sudah menyiapkan gudang sambil menunggu pembangunan 100 gudang baru yang mendapat dukungan dari pemerintah,” jelasnya.

Rizal berharap percepatan penyediaan gudang tersebut dapat memastikan seluruh hasil panen petani masuk ke gudang Bulog dalam kondisi baik serta mendukung kelancaran penyerapan beras nasional.

“Mudah-mudahan ini bisa dipercepat sehingga seluruh hasil panen dapat masuk ke gudang-gudang yang sudah kami siapkan dalam kondisi baik,” ujar dia.

Adapun penyiapan gudang sementara tersebut dilakukan sembari menunggu pembangunan 100 gudang baru yang ditargetkan pemerintah pada tahun ini guna memperkuat kapasitas penyimpanan Bulog.

Sebagai informasi, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) pada awal tahun ini mencapai lebih dari 3,2 juta ton. Stok tersebut merupakan beras peralihan dari 2025 ke 2026 yang saat ini tersimpan di gudang-gudang Bulog.

Sementara itu, pemerintah juga menugaskan Bulog untuk menyerap gabah setara beras pada 2026 dengan target mencapai 4 juta ton.

Repoter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini