Beras Bulog Tak Naik Meksi Harga Plastik Mahal

0
Produksi beras
Tumpukan beras pemerintah di dalam gudang yang dikelola oleh Perum Bulog. Dok: Ist

Pemerintah melalui Perum Bulog menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga beras imbas meroketnya harga biji plastik global di tengah konflik geopolitik di Timur Tengah antara Amerika Serikat-Israel versus Iran. 

Pertanyaan tersebut disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani dalam Conference Percepatan Realisasi Pendanaan Penyerapan Gabah/Beras Petani yang akan diselenggarakan Kantor Pusat Perum Bulog, Senin (13/4).

“Jadi sesuai dengan arahan Bapak Presiden, jadi sudah ditentukan pada saat beliau mengambil rapat di istana kemarin tidak ada kenaikan harga pangan ya, termasuk harga beras,” ujar Rizal.

Rizal memastikan, kenaikan harga biji plastik tidak akan berdampak terhadap harga beras Bulog. Pasalnya, stok beras pemerintah saat ini telah mencapai 4,72 juta ton.

“Kita ketahui bersama bahwa beras kita dalam posisi yang luar biasa cadangan stoknya. Jadi, kami yakinkan tidak ada kenaikan harga pangan khususnya beras untuk masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Rizal juga menyatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) agar Bulog diberikan keringanan harga untuk kemasan beras dan produk lainnya yang ditujukan untuk masyarakat banyak.

“Mudah-mudahan kita diberikan harga yang terbaik dengan harga yang paling rendah namun tidak mengurangi ataupun menurunkan kualitas dari kemasan tersebut,” ujarnya.

Di samping itu, lanjutnya, Bulog juga telah menggelar rapat dengan jajaran direksi Perum Bulog yang lain guna menyesuaikan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) terkait pengadaan kemasan.

Bulog memberikan ruang penyesuaian dengan harapan operasional di daerah tetap berjalan tanpa mengorbankan kualitas dan di saat bersamaan mampu menekan biaya produksi agar tetap rendah.

“Kami kemarin sudah rapat direksi. Jadi HPS-nya disesuaikan dengan kondisi seperti itu namun dengan harga yang betul-betul yang seminimal mungkin ya untuk menekan supaya cost-nya tidak terlalu tinggi,” pungkasnya.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini