Bulog Berencana Tambah Sewa 1 Juta Ton untuk Tampung Panen

0
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani memberikan keterangan pers pada acara diskusi dan olahraga bersama di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).

Perum Bulog kembali berencana menyewa gudang berkapasitas sekitar 1 juta ton beras untuk mengantisipasi lonjakan stok yang diproyeksikan bisa mencapai 6 juta ton. Saat ini, stok beras Bulog di seluruh Indonesia tercatat telah mencapai 5,39 juta ton.

Hal ini disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani pada acara  diskusi dan olahraga bersama di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).

Ahmad Rizal mengatakan tambahan sewa gudang diperlukan karena kapasitas penyimpanan yang dimiliki Bulog mulai terbatas seiring meningkatnya serapan beras nasional.

“Alhamdulillah kami juga sudah merencanakan sewa untuk lebih kurang sebesar 1 juta ton ke depan. Tujuannya apa? Untuk mengantisipasi apabila nanti memang kalau stok ini bisa bertambah sampai 6 juta ton,” katanya.

Purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal itu menjelaskan, secara nasional kapasitas gudang Bulog hanya mampu menampung 4 juta ton. 

Perusahaan pelat merah ini telah menyewa gudang tambahan berkapasitas sekitar 2 juta ton. Namun, dengan stok beras yang saat ini sudah mencapai 5,39 juta ton, ruang penyimpanan yang tersisa diperkirakan tinggal sekitar 600 ribu ton lagi.

“Nah, kemudian kami sekarang stok kami sudah 5,39 juta ton. Nah, ini kami juga sudah sewa lebih kurang 2 juta ton. Jadi masih sisa spare sekitar 600.000 ton,” ujarnya.

Di samping menyewa gudang, Perum Bulog juga berencana membangun 100 titik pergudangan baru di seluruh Indonesia untuk memperkuat kapasitas penyimpanan beras nasional.

Ahmad Rizal mengatakan pembangunan gudang tersebut diprioritaskan di wilayah 3T yakni terluar, terdepan, dan terpencil, termasuk kabupaten/kota yang belum memiliki gudang Bulog.

“Sesuai arahan Bapak Presiden diprioritaskan untuk gudang-gudang yang di wilayah 3T. Dan ini juga termasuk juga daerah-daerah yang kabupaten/kota yang belum memiliki pergudangan Bulog,” katanya.

Pembangunan gudang baru ini, sambung Ahmad Rizal, juga ditujukan untuk mempercepat distribusi logistik Bulog dalam melayani masyarakat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri yang berjuang luar biasa dengan teman-teman petani yang mendukung program ketahanan pangan,” imbuhnya. 

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini