
Perum Bulog menyiapkan hewan kurban sebanyak 36 ekor sapi dan 20 ekor kambing pada peringatan Iduladha 1447 Hijriah.
Penyembelihan hewan kurban tersebut menjadi bagian dari agenda rutin tahunan yang dilaksanakan bersama karyawan Bulog dan keluarga di lingkungan Perum Bulog.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan penyembelihan hewan kurban tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga mencerminkan nilai kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, Bulog ingin menghadirkan nilai-nilai spiritual yang tidak hanya hidup dalam ibadah, tetapi juga tercermin dalam budaya kerja, pelayanan publik, dan pengabdian perusahaan kepada masyarakat,” ujar Rizal saat ditemui di Jakarta, Rabu (27/5).
Dalam khutbahnya, Rizal menyampaikan Iduladha tidak hanya menjadi peringatan atas keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh insan Bulog untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa melalui tugas menjaga pangan.
“Kurban mengajarkan kita tentang ketaatan total kepada Allah SWT, keikhlasan dalam memberi, dan keberanian untuk berkorban demi kemaslahatan yang lebih besar. Nilai inilah yang sejalan dengan tugas Bulog dalam menjaga ketahanan pangan, memastikan ketersediaan pangan, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Dia menegaskan semangat kurban memiliki relevansi kuat dengan peran Bulog sebagai institusi yang menjalankan penugasan negara di bidang pangan.
“Nilai pengorbanan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial menjadi fondasi penting bagi insan Bulog dalam bekerja, terutama dalam memastikan pangan hadir bagi masyarakat secara adil, merata, dan berkelanjutan,” kata Rizal.
Menurut dia, pelaksanaan Iduladha 1447 H sekaligus menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya dibangun melalui sistem, infrastruktur, dan kebijakan, tetapi juga melalui nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
“Semangat berbagi dan keberpihakan kepada masyarakat menjadi bagian penting dari peran Bulog dalam menjaga pangan nasional,” ujar dia.
Rizal menambahkan semangat Iduladha diharapkan menjadi energi bagi seluruh insan Bulog untuk terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat dan menjaga ketahanan pangan nasional.
Usai pelaksanaan salat Iduladha, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama jamaah. Direktur Utama Perum Bulog beserta rombongan juga turut bersilaturahmi ke rumah-rumah karyawan di lingkungan Komplek Bulog Pos Pengumben hingga menyaksikan penyembelihan hewan kurban.
Momen tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kekeluargaan, kebersamaan, dan solidaritas di lingkungan keluarga besar Bulog.





























