Alim Setiawan Dilantik Jadi Wamentan, Bawa Harapan Baru untuk Swasembada Pangan

0
Alim Setiawan Slamet
Alim Setiawan Slamet usai dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/10/2026).

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Alim Setiawan Slamet menyatakan siap membantu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam mewujudkan swasembada pangan yang menjadi salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto.

Alim menyampaikan hal tersebut setelah dilantik sebagai Wamentan di Istana, Kamis (15/10). Dia mengatakan, kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo akan dijalankannya dengan membantu pelaksanaan program pemerintah di sektor pertanian.

“Harapannya saya bisa membantu Pak Menteri Pertanian, Pak Amran, untuk bisa mewujudkan program strategis nasional dari Bapak Presiden, terutama untuk mewujudkan swasembada pangan dan juga hilirisasi untuk produk-produk pertanian,” kata Alim.

Selain membantu pelaksanaan program swasembada pangan, Alim berharap hasil riset dan inovasi perguruan tinggi bisa dimanfaatkan untuk mendukung upaya pemerintah mencapai target tersebut.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki hasil penelitian dan inovasi yang dapat diterapkan untuk membantu pelaksanaan program di sektor pertanian. Harapan itu sejalan dengan latar belakangnya sebagai akademisi di IPB University.

Sebelum dilantik menjadi Wamentan, Alim menjabat sebagai Rektor IPB University untuk periode 2025–2028 menggantikan Arif Satria yang dilantik Prabowo sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dia juga menempuh pendidikan sarjana dan magister di bidang Teknologi Industri Pertanian di IPB University, sebelum melanjutkan pendidikan doktoral di bidang Agricultural Marketing and Agribusiness di Ehime University, Jepang.

Dengan latar belakang tersebut, Alim berharap hasil riset dan inovasi yang dikembangkan di perguruan tinggi tidak hanya menjadi kajian akademis, tetapi juga bisa diterapkan untuk membantu mewujudkan swasembada pangan.

“Karena saya berasal dari perguruan tinggi, tentu hasil-hasil riset dan inovasi dari perguruan tinggi ini bisa kita implementasikan, kita terapkan untuk bisa mewujudkan program swasembada pangan tersebut,” ujar Alim.

Menurutnya, potensi inovasi perguruan tinggi di bidang pertanian sangat beragam, mulai dari pengembangan varietas unggul hingga berbagai inovasi lainnya. Potensi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat produktivitas dan daya saing sektor pertanian, sekaligus mendukung pengembangan produk olahan yang memberikan nilai ekonomi lebih besar.

Meski demikian, Alim belum merinci langkah yang akan dilakukannya untuk mendukung target tersebut. Dia mengatakan masih menunggu arahan dari Amran terkait penugasan di Kementerian Pertanian.

“Saya menunggu arahan beliau dulu, penugasan untuk saya seperti apa,” kata pria kelahiran Demak, Jawa Tengah, pada tanggal 27 Februari 1982. 

Pelantikan Wamentan Alim melengkapi jajaran pimpinan Kementan setelah sebelumnya Presiden Prabowo juga melantik Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian. 

Kehadiran Wamentan Alim diharapkan memperkuat pelaksanaan agenda pembangunan pertanian melalui kontribusi keilmuan, inovasi, dan pengembangan teknologi.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini