
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman meminta para pengusaha yang menjadi mitra Kementerian Pertanian (Kementan) melaporkan secara langsung bila pernah dimintai komisi atau dijanjikan proyek oleh oknum di Kementan.
Hal itu disampaikan Mentan Amran pada rapat koordinasi dengan pengusaha yang menjadi mitra di Kementan terkait dukungan sarana produksi serta alat dan mesin pertanian (alsintan), Jakarta, Rabu (3/4).
“Kalau ada pegawai kami yang main-main, tolong dilaporkan secara tertutup. Pasti kami tindak tegas. Kemudian kalau bertamu, kita siapkan ruang pelayanan. Tidak boleh sendirian, minimal tiga orang,” kata dia.
Menurut Amran, pengusaha adalah mitra strategis yang dapat mendukung sektor pertanian berkembang secara pesat, sehingga sudah sewajarnya jajaran di Kementan melayani dengan baik dan sesuai aturan.
“Yang terpenting adalah kita layani dengan baik seluruh pengusaha yang mau bantu pemerintah meningkatkan produksi,” ucap Mentan Amran.
Pria kelahiran Gowa, Sulawesi Selatan itu mengatakan akan memberantas calo alias orang dalam dalam proses pengadaan sarana produksi pertanian dan alat mesin pertanian di Kementan.
“Jangan main-main, jangan ada calo di sini, calo tidak boleh berkeliaran. Untuk pengusaha langsung ke sistem saja, kan kita sudah pakai sistem Online Single Submission (OSS),” kata Mentan Amran.
Dia mengatakan, Kementan ke depan harus menjadi kementerian terbaik dalam memberi berbagai pelayanan publik.
“Ke depan, Kementan harus terhormat, betul-betul clear dari apapun, khususnya pengadaan, oke,” kata dia.
Pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan mengatakan telah melantik Inspektur Jenderal (Irjen) berbintang tiga atau Komisaris Jenderal Polisi bernama Setyo Budiyanto yang siap mengawasi pengadaan.
Setyo sendiri bukan orang baru dalam melakukan penindakan. Dia tercatat pernah menduduki Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) hingga salah satu petinggi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Beliau ahli, beliau lama di KPK, Direktur Penyidikan. Jadi beliau pasti tahu menanganinya, beliau lebih ahli. Nah, jadi kami serahkan nama-nama calo tadi, yang sudah disampaikan secara tertulis, tetapi yang memberi informasi harus dirahasiakan orangnya,” jelas dia.
Sebagai informasi, Kementan tengah fokus pada peningkatan produksi padi dan jagung yang sempat tertunda akibat El Nino panjang. Langkah konkretnya, Kementan telah menyiapkan benih gratis, pompanisasi hingga optimalisasi lahan rawa.





























