TBS Sawit Dihargai Rp 1.700 per Kg di Aceh

0
buruh sawit Indonesia
Buruh sawit. (Foto: Ist)

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Tamiang jatuh pada medio Mei 2024. Penurunan ini terjadi di tingkat petani, agen pengepul, bahkan pabrik.

Petani Desa Balai, Kecamatan Sungai Iyu, Adi Syahputra mengatakan, saat ini harga TBS di wilayah pesisir rata-rata Rp 1.700-Rp1.800 per kilogram. Harga ini sudah bertahan sejak sepekan terakhir.

“Pada medio Maret-April 2024 nyaris tembus Rp 2.000 per kg. Memasuki bulan Mei 2024 harga TBS berangsur turun tipis. Memang turun harganya dikit-dikit tidak sampai anjlok,” kata Adi dikutip dari laman resmi Pemprov Aceh, Selasa (21/5).

Meski demikian, Adi yang berusia 30 tahun itu tetap bersyukur haraga TBS masih di atas Rp 1.500 per kilogram.

Senada dengan Adi, Samuri, salah satu agen TBS sawit di wilayah hulu Aceh Tamiang menyatakan, harga jual TBS di pabrik kelapa sawit (PKS) terus merosot sejak sepekan terakhir.

“Harga TBS di pabrik turun dari Rp 2.000 lebih jadi Rp 1.950 per kilogram,” kata Samuri.

Sebagai pemilik Ram TBS skala besar di wilayah Tenggulun dan Bandar Pusaka, Samuri  mengaku tetap membeli TBS dari petani dengan harga tertinggi, tidak jauh beda dari harga pabrik kelapa sawit (PKS).

“Walaupun di PKS turun, kalau harga kita sesuaikan saja, terkadang kalau buah bagus kita beli sama dengan harga pabrik kita buat,” ucap dia.

Sementara itu, Kabid Perkebunan Distanakbun Aceh Tamiang, Edwar Fadli Yukti mengatakan, laporan penetapan harga TBS dari dinas perkebunan provinsi Aceh belum masuk ke dinas kabupaten.

Namun berdasarkan daftar harga pembelian TBS di PKS wilayah Aceh Tamiang pada 17 Mei 2024, harganya bervariasi.

Sementara harga jual TBS tertinggi dari 12 PKS yang ada di Aceh Tamiang yaitu di PKS Mora Niaga Jaya berkisar Rp1.880 hingga Rp2.380/kg untuk petani atau perkebunan mitra.

Disusul PKS Pati Sari, Parasawita, Sisirau, Betami, Bumi Tamiang Sentosa, Tri Agro Palma Tamiang, PTPN 1 Unit Pulau Tiga dan PTPN 1 Tanjung Seumantoh dengan harga bervariasi dari Rp1.990-Rp2.220/kg.

Terdapat dua industri pabrik off tidak beroperasi yakni PKS Bumi Sama Ganda dan Bima Desa Sawita. Sedangkan khusus PKS Socfindo Sungai Liput tidak menerima buah sawit dari luar.

“Pekan lalu harga tingkat petani swadaya dilaporkan Rp 1.750 per kilogram, dan harga tingkat pengumpul (agen) Rp1.950 per kilogram,” kata Edwar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini