Bulog Bakal Kelola Sembilan Bahan Pokok

0
Dirut Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani
Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menjadi narasumber dalam talkshow interaktif bertema Pangan Mandiri, Masa Depan Negeri yang digelar di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan, Bulog ke depan akan mengelola sembilan bahan pokok setelah resmi berstatus sebagai badan otonom.

Saat ini, Bulog masih memfokuskan tugasnya pada pengelolaan beras dan jagung. Namun, ke depan, cakupan pengelolaan akan diperluas mencakup minyak goreng, gula, telur, susu, kedelai, serta komoditas pangan strategis lainnya.

“Jadi Bulog adalah lembaga ataupun BUMN yang dimiliki oleh negara yang bertugas untuk bertanggung jawab ketersediaan logistik. Yang mana untuk sementara saat ini kita fokus di beras dan jagung,” kata dia dalam Talkshow Panen Fest 2026 di Jakarta, Sabtu (7/2).

Dia menjelaskan, rencana perluasan peran Bulog sejalan dengan konsep yang dibahas bersama Komisi IV DPR RI, yang mendorong penguatan peran lembaga tersebut dalam pengelolaan logistik pangan nasional.

Menurut Rizal, Presiden Prabowo Subianto juga mengharapkan agar Bulog ke depan memiliki peran yang lebih besar dalam pengelolaan dan pengendalian logistik pangan nasional.

“Bapak Presiden Republik Indonesia, diharapkan Bulog ke depan menjadi lebih besar. Diharapkannya seperti dulu zamannya Bulog-nya Pak Bustanul Arifin (pada masa Orde Baru, tepatnya dari tahun 1973 hingga 1993),” ujar Rizal.

Purnawirawan perwira tinggi TNI-AD optimistis dengan dukungan penuh dari DPR dan pemerintah, kebijakan tersebut dapat terealisasi pada 2026.

“Ini harapan ke depannya dan saat ini sedang digodok oleh Ibu, terima kasih ibu dengan jajaran Komisi IV atas support-nya yang luar biasa. Mudah-mudahan di tahun 2026 ini bisa terwujud,” imbuh Rizal.

Dalam kesempatan yang sama, Rizal menjelaskan tugas dan fungsi Bulog yang saat ini dijalankan, yang ke depan akan diperkuat seiring rencana penguatan kelembagaan Bulog. Pertama, bertanggung jawab menjaga ketersediaan pangan nasional.

Kedua, memastikan keterjangkauan pangan melalui layanan distribusi kepada seluruh masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

“Kita harus bisa memberikan layanan kepada seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Itulah yang namanya keterjangkauan,” ujar dia.

Adapun yang ketiga, menjaga stabilitas harga pangan agar tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

“Harga-harga pangan wajib harus stabil sesuai dengan harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkas Rizal.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini