Bulog Siapkan Tambahan Gudang Hadapi Panen Raya 2026

0
Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani perintahkan Pinwil Indonesia Timur gelar operasi pangan murah untuk stabilisasi harga

Direktur Utama (Dirut) Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan, pihaknya tengah mempersiapkan diri menghadapi musim panen yang diperkirakan meningkat signifikan pada tahun depan.

Hal itu disampaikan Rizal setelah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perum Bulog Tahun 2025, yang berlangsung di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Kamis (20/11).

“Rakernas ini rutin kami laksanakan, namun tahun ini ada beberapa poin yang menjadi stressing kami. Yang pertama adalah tracing terkait antisipasi tugas-tugas ke depan seperti yang disampaikan Pak Menteri tadi,” ujar Rizal.

Rizal menyampaikan, stok di gudang Bulog saat ini 3,8 juta ton, dan pada akhir tahun diproyeksikan berada di angka sekitar 3,2 juta ton. Sehingga Bulog perlu menyiapkan ruang penyerapan tambahan.

“Sedangkan 3,2 juta ini perlu ada penyerapan baru saat puncak panen Februari–Mei. Oleh karena itu, Bulog ke depan akan menambah gudang. Harapannya bulan Maret nanti sudah jadi dan bisa langsung menampung hasil panen raya,” ujar dia.

Rizal mengatakan, sesuai arahan Presiden Prabowo, Bulog akan membangun 100 gudang baru. Untuk tahap awal, kata Rizal, Bulog menargetkan 50 gudang lebih dulu.

“Yang prioritas utama karena yang 50 gudang ini ada di lahan yang sudah existing, punyanya milik Bulog. Jadi, Bulog ada 50 lahan titik yang sudah kita siapkan dan itu lahan sudah milik Bulog resmi,” jelas Rizal. 

Rizal menambahkan, 50 gudang lainnya akan dibangun melalui dukungan pemerintah daerah. “Dan yang 50 itu Pak, dukungan, bantuan dari kabupaten/kota yang support menghibahkan lahannya untuk dijadikan gudang Bulog,” sambung dia.

Terkait lokasi, Rizal menyampaikan, Presiden Prabowo berharap gudang-gudang tersebut dibangun di kabupaten dan kota yang selama ini belum memiliki fasilitas Bulog.

“Termasuk yang di 3T, terdepan, terluar, dan terpencil seperti di Kepulauan di Maluku Utara, kemudian di Pegunungan-Pegunungan Papua, itu juga kita akan bangun,” kata dia.

Di samping membangun gudang, kata Rizal pemerintah tetap akan menyewa gudang filial untuk menampung hasil panen petani pada tahun depan.

“Dengan 100 gudang itu pun belum mencukupi secara maksimal. Karena itu, kami masih harus menyewa gudang-gudang filial lainnya,” ujarnya.

Dia menambahkan, gudang sewaan tersebut nantinya juga akan dilengkapi teknologi penyimpanan baru, termasuk penggunaan cocoon, yaitu kantong penyimpanan vakum berbahan plastik khusus yang dapat menjadi alternatif penyimpanan tanpa bangunan gudang.

Reporter: Supianto
Join us on Google News:  https://bit.ly/3K0ZGkF

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini