Jakarta, 18 Desember 2025 — Rapat Umum Anggota (RUA) Dewan Teh Indonesia (DTI) 2025 menetapkan Iriana Ekasari sebagai Ketua Umum DTI periode mendatang. Pemilihan berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis, 18 Desember 2025.
Dalam sambutan perdananya, Eriana menegaskan komitmennya untuk menjadikan Dewan Teh Indonesia sebagai institusi yang melayani seluruh ekosistem teh nasional. “Filosofi saya dalam menjalankan tugas adalah melayani semua keluhan dan kebutuhan Anda sebagai institusi Dewan Teh Indonesia, yang mewakili ekosistem teh Indonesia,” ujar Iriana di hadapan peserta rapat.
Iriana menyebut kepemimpinannya akan didukung oleh enam pengurus inti yang ia sebut sebagai “enam jagoan” untuk membangkitkan kembali industri teh nasional. Selain itu, ia juga menyinggung peran tiga tokoh pengawas dan dewan pembina, termasuk Rachmat Pambudi, Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), yang dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina Teh Indonesia.
Menurut Iriana, dirinya akan mendedikasikan waktu dan pengalamannya sepenuhnya untuk pengembangan teh Indonesia, terutama setelah pensiun dari Kantor Pemasaran Bersama (KPB) PTPN. Ia memperkenalkan filosofi kepemimpinannya yang dirangkum dalam konsep “4E dan 1I”.
Empat unsur “E” tersebut meliputi ekosistem, engagement, etika, dan ekonomi. Ia menekankan bahwa pendekatan sektoral tidak lagi relevan. “Berpikir secara ekosistem tidak bisa lagi sektoral. Ada ekosistem kecil, besar, bahkan semesta,” katanya.
Iriana juga menyoroti pentingnya engagement atau keterlibatan aktif dengan seluruh pemangku kepentingan. “Kita ingin melayani. Kita bersama semua stakeholder, bukan hanya satu arah,” ujarnya.
Nilai etika, menurut dia, harus menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan dan keputusan. Dari sanalah nilai ekonomi dapat dibangun secara berkelanjutan.
Sementara unsur “I” merujuk pada integritas. Eriana menyatakan bahwa kepercayaan seluruh pemangku kepentingan hanya dapat diraih dan dipertahankan melalui integritas. “Saya akan secara berkelanjutan menjaga kepercayaan semua pihak kepada saya,” katanya.
Rapat Umum Anggota DTI 2025 ini menjadi momentum konsolidasi industri teh nasional di tengah tantangan global, perubahan iklim, dan dinamika pasar, dengan harapan kepemimpinan baru dapat membawa arah kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.






























