
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dan Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani telah memfinalisasi rencana hilirisasi besar-besaran di sektor pertanian pangan perkebunan hortikultura dan peternakan.
Hal ini disampaikan Mentan Amran setelah Rapat Koordinasi Hilirisasi Perkebunan dan Industri, yang akan diselenggarakan di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Jumat (13/11).
Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memperkuat nilai tambah produk pertanian sekaligus mendorong kemandirian pangan nasional.
“Hari ini kita rapat finalisasi hilirisasi di sektor pertanian pangan perkebunan hortikultura dan peternakan Ini atas arahan Bapak Presiden,” ujar Amran.
Amran menjelaskan total rencana investasi yang disiapkan mencapai Rp 371 triliun untuk memperkuat hilirisasi di seluruh subsektor pertanian dan pangan.
“Pra feasibility study akan diselesaikan dalam waktu singkat dan diserahkan ke Pak Menteri Investasi serta Kepala Danantara. Prinsipnya semua sudah sepakat dan kita percepat,” ujar Amran.
Amran menjelaskan sejumlah komoditas unggulan menjadi fokus percepatan hilirisasi antara lain kelapa, kakao, mete, sawit, serta kelapa dalam.
“Hal-hal yang penting dari seluruh investasi yang kita percepat adalah Potensi adalah kelapa, kakao, mete, sawit, dan kelapa, dan peternakan,” jelas Amran.
Khusus sektor peternakan, pemerintah menyiapkan anggaran khusus sebesar Rp 20 triliun untuk membangun fasilitas produksi di seluruh Indonesia guna menyuplai kebutuhan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kita mensuplai, jangan sampai telur dan ayamnya ke depan shortage atau kekurangan. Jadi, kita siapkan dari sekarang,” ujar dia.
Di tempat yang sama, Rosan menegaskan dukungannya terhadap langkah percepatan hilirisasi sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan yang diinisiasi Kementerian Pertanian.
Dia menyebutkan bahwa program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat nilai tambah dan memperluas lapangan kerja di sektor pangan nasional.
“Pada intinya kami mendukung penuh program hilirisasi ini. Insyaallah target-target yang telah direncanakan bisa tercapai, karena beberapa di antaranya sudah mulai berjalan. Kami yakin program ini akan berhasil sesuai arahan dan petunjuk Presiden,” imbuh Rosan.





























