Pemerintah Percepat Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan di Merauke

0
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan (Zulhas) memimpin Rapat Koordinasi mempercepat pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional di Kabupaten Merauke, Papua Selatan di Gedung Graha Mandiri, Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Jakarta, Selasa 16 September 2025. Dok: Menko Pangan

Pemerintah mempercepat pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Kawasan strategis ini disiapkan sebagai pusat ketahanan pangan sekaligus energi masa depan Indonesia.

Saat memimpin Rapat Koordinator Bidang Pangan di Gedung Graha Mandiri, Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan bahwa urgensi program ini sangat jelas.

“Tujuannya, untuk meningkatkan stok pangan nasional. Indonesia harus bisa mandiri, tidak boleh lagi tergantung pada negara lain untuk kebutuhan pangan pokok rakyat,” ujar Zulhas di Jakarta, Selasaa (16/9).

Selain untuk memperkuat kedaulatan pangan, pembangunan kawasan ini juga diarahkan untuk menjadi sumber lapangan kerja baru bagi masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam program stimulus ekonomi 8+4+5 yang menekankan pentingnya penciptaan kesempatan kerja.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan sejumlah bantuan yang disebut paket stimulus ekonomi 8+4+5. Rinciannya, ada 8 program akselerasi tahun 2025, 4 program tahun 2026, dan 5 program yang terkait penyerapan tenaga kerja.

Pengumuman ini diumumkan usai Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah menteri bidang ekonomi di Istana, Jakarta, Senin (15/9).

Dengan percepatan tersebut, lanjut Zulhas, Merauke diproyeksikan menjadi motor kemandirian pangan, energi, dan air nasional, sekaligus memperluas manfaat ekonomi langsung bagi rakyat, khususnya masyarakat Papua Selatan.

“Kawasan ini tidak hanya menjamin ketersediaan pangan, tapi juga membuka kesempatan kerja luas, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan menjadi fondasi penting bagi Indonesia yang berdaulat, kuat, dan sejahtera,” tutup Zulhas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini