BPDP Targetkan 4.000 Beasiswa Perkebunan Sawit di 2025

0
petani-sawit-mengangkat-sawit
Petani sawit milenial mengangkat buah sawit. Dok: Ist

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus bersinergi memajukan sumber daya manusia (SDM) insan perkebunan sawit Indonesia. 

Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan pengembangan SDM perkebunan pada tahun 2025 mencakup 27.000 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 4.000 penerima beasiswa, 15.000 peserta pelatihan kelapa sawit, 3.000 peserta pelatihan perkebunan kakao, dan 5.000 peserta pelatihan perkebunan kelapa sawit.

“Khusus penerima beasiswa, jumlahnya akan naik dari 3.000 pada tahun 2024 menjadi 4.000 atau meningkat 33 persen sepanjang tahun 2025 ini,” ujar Eddy dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR RI pada awal pekan ini.

Sejak tahun 2016, Eddy menjelaskan, BPDP telah memberikan beasiswa kepada 9.265 orang, dengan sekitar 3.400 di antaranya telah lulus dari berbagai program pendidikan, termasuk D1, D2, D3, dan D4. 

Lebih lanjut, Eddy menyampaikan bahwa sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat pengembangan SDM, pada tahun 2024, BPDP telah menyalurkan dana sebesar Rp 314,355 miliar.

Selain itu, BPDP juga aktif dalam mendukung penelitian dan pengembangan sektor kelapa sawit. Dari target awal 100 penelitian, realisasi di 2024 mencapai 165 riset dengan total anggaran Rp 114,970 miliar.

“Riset ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi, keberlanjutan lingkungan, dan pengembangan produk berbasis sawit yang bernilai tambah tinggi,” kata Eddy.

Selanjutnya, Eddy menyampaikan, BPDP akan menambah jumlah lembaga pendidikan penyelenggara beasiswa perkebunan dan mengadakan kegiatan fasilitasi, penyuluhan, serta pendampingan kepada pekebun.

Adapun, saat ini telah terdapat 24 lembaga pendidikan di berbagai provinsi di Indonesia dengan jenjang pendidikan D1, D2, D3, dan S1 yang memenuhi kriteria sebagai Penyelenggara Program Beasiswa Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit, yaitu:

  1. Provinsi Aceh (Politeknik Aceh, Politeknik Aceh Selatan, dan Politeknik Indonesia Venezuela);
  2. Provinsi Sumatera Utara (Institut Teknologi Sawit Indonesia, Politeknik Teknologi Kimia Industri, Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, Universitas Prima Indonesia, dan Universitas Islam Sumatera Utara);
  3. Provinsi Riau (Politeknik Kampar, Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan, Politeknik Caltex Riau, dan Universitas Pasir Pengaraian);
  4. Provinsi Sumatera Barat (Politeknik ATI Padang);
  5. Provinsi Jambi (Politeknik Jambi);
  6. Provinsi Jawa Barat (Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, Institut Teknologi Sains Bandung, Universitas Koperasi Indonesia, dan Sekolah Vokasi IPB University);
  7. Provinsi Jawa Tengah (Sekolah Vokasi Universitas Dipenogoro);
  8. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta, Politeknik LPP, dan Institut Pertanian Stiper);
  9. Provinsi Sulawesi Selatan (Politeknik ATI Makassar);
  10. Provinsi Papua Barat (Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari).

Saat ini, BPDP juga sedang melakukan proses seleksi calon Lembaga Pendidikan SDM PKS 2025 sehingga jumlah lembaga pendidikan penyelenggara program beasiswa dapat saja bertambah.

Terdapat lima jalur pendaftaran Beasiswa SDM Sawit yaitu:

  1. Pekebun & Keluarga (Anak/Istri/Suami) Pekebun Kelapa Sawit;
  2. Karyawan/Pekerja pada Usaha Budidaya dan/atau Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit;
  3. Keluarga (Anak/Istri/Suami) Karyawan/Pekerja pada Usaha Budidaya dan/atau Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit;
  4. Pengurus, Anggota Koperasi/Lembaga yang Bergerak di bidang usaha budidaya, pengolahan, dan/atau jasa perkebunan kelapa sawit;
  5. Aparatur Sipil Negara (ASN)/Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam laman https://www.beasiswasdmsawit.id/ dijelaskan dengan rinci terkait alur pendaftaran beasiswa sawit, yang secara umum terdiri atas:

  1. Pendaftaran (mendaftar online untuk mendapatkan ID dan PIN untuk Login);
  2. Login (login ID dan PIN pada situs website);
  3. Finalisasi (sebelum penguncian data, seluruh data yang diisikan pada akun pendaftar harus dipastikan kebenarannya);
  4. Cek status kelulusan administrasi.

Sementara itu, fasilitas beasiswa yang disediakan yakni mencakup biaya pendidikan penuh, uang saku dan uang buku, sertifikat kompetensi, transport PP dari rumah ke kampus, magang di perkebunan besar, dan biaya wisuda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini