Banjir besar yang melanda Sumatera pada akhir November menimbulkan dampak luas bagi ribuan keluarga, termasuk masyarakat yang tinggal di sekitar area operasional Musim Mas Group. Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat, Musim Mas menyalurkan bantuan darurat berupa kebutuhan pokok di 13 titik di Deli Serdang dan Kota Medan, Sumatera Utara, serta di Kota Padang, Sumatera Barat, pada 28–30 November 2025.
Bantuan mencakup beras, minyak goreng, telur, mi instan, roti kering, susu anak, hingga air mineral, yang disalurkan langsung ke kelurahan untuk memastikan keluarga terdampak memperoleh kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat. Musim Mas juga memperkuat operasional dapur umum pemerintah agar masyarakat di lokasi pengungsian tetap mendapatkan makanan setiap hari.
Corporate Affairs General Manager Musim Mas, Yuandy, turut memimpin distribusi bantuan di lapangan. “Prioritas kami memastikan bantuan tiba tepat waktu bagi warga yang benar-benar membutuhkan. Banyak akses terputus akibat genangan tinggi, sehingga kami menyesuaikan rute dan memulai distribusi dari beberapa titik sekaligus untuk mempercepat pengiriman. Bantuan ini adalah wujud komitmen sosial Musim Mas, terutama pada masa-masa sulit seperti sekarang,” ujarnya.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi erat dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, dan relawan setempat agar seluruh kawasan terdampak terjangkau secara cepat dan merata. Musim Mas terus memantau situasi dan siap menambah dukungan apabila diperlukan pada tahap penanganan lanjutan.
Kepala Desa Tanjung Baru, Deli Serdang, Khairi Azman Ginting, menyampaikan apresiasi atas kontribusi perusahaan. “Terima kasih kepada Musim Mas yang telah membantu masyarakat terdampak banjir. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Semoga hubungan baik dengan masyarakat sekitar terus terjaga,” ujarnya.
Yuandy menambahkan bahwa perusahaan juga memberikan bantuan kepada lebih dari 1.000 pekerja Musim Mas yang terdampak banjir. “Dalam masa sulit ini, kami saling menguatkan, baik untuk karyawan maupun warga sekitar.”
Bantuan darurat ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial Musim Mas yang berlandaskan lima pilar: Pendidikan, Iklim dan Lingkungan, Kesehatan, Seni Budaya & Olahraga, serta Pengembangan Masyarakat.
Musim Mas Group merupakan perusahaan kelapa sawit terintegrasi yang beroperasi di 13 negara, mencakup seluruh rantai pasok mulai dari perkebunan, pabrik kelapa sawit, kilang, pabrik inti, hingga fasilitas oleokimia dan lemak khusus. Perusahaan memproduksi berbagai produk berbasis kelapa sawit dan turunannya, dan menjadi salah satu produsen serta eksportir terbesar di Indonesia.
Musim Mas berkomitmen pada keberlanjutan dan menjadi perusahaan besar pertama di Indonesia yang bergabung dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) pada 2004. Perusahaan mendukung pengurangan emisi melalui Agriculture Sector Roadmap to 1.5 Degrees yang digagas Tropical Forest Alliance, yang menargetkan penghentian deforestasi terkait komoditas sambil meningkatkan kesejahteraan pekebun swadaya. Pada Januari 2024, Musim Mas menetapkan target net zero pada 2050 sesuai sains iklim melalui inisiatif Science Based Targets (SBTi). Perusahaan juga mengelola program pekebun swadaya terbesar di Indonesia.
Dengan slogan “One Ingredient, Thousand Opportunities”, Musim Mas memandang sawit bukan hanya bahan baku penting, tetapi pintu bagi peningkatan kesejahteraan, dukungan program pemerintah, pemberdayaan masyarakat, hingga perlindungan lingkungan—sebuah sumber peluang untuk menciptakan nilai yang bermakna dan berkelanjutan bagi manusia, masyarakat, dan bumi.






























