Stok Beras dan Minyak Aman, Dirut Bulog Imbau Masyarakat Tak Panic Buying

0
Direktur Bulog,Ahmad Rizal Ramdahani
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengimbau masyarakat tidak panic baying kebutuhan pokok. Dok Ist

Di tengah situasi geopolitik global dan mejelang Idulfitri, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani  mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying atau membeli bahan pokok terutama beras dan minyak goreng karena stoknya melimpah.

Ia mengatakan, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini mencapai 3,74 juta ton. Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang tengah berlangsung di semua daerah.

“Kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujar Rizal dalam keterangan resmi, Senin (9/3).

Selain beras, Rizal juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga menjelang Idulfitri seiring masuknya pasokan dari skema Domestic Market Obligation (DMO).

Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan yang menetapkan alokasi bagi Bulog sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan.

Melalui kebijakan tersebut, pelat merah ini memperoleh pasokan sekitar 46 juta liter minyak goreng Minyakita setiap bulan, sehingga distribusi minyak goreng di pasar dapat tetap terjaga.

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Selain dua komoditas utama tersebut, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran.

Sehubungan dengan itu, masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” katanya.

Bulog bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini