
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani menyalurkan Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026 kepada 251.412 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (10/9).
Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras di Jawa Timur agar bantuan segera diterima masyarakat. Untuk Kabupaten Kediri, total beras yang disalurkan mencapai 7.542.360 kilogram atau sekitar 7.542 ton.
“Kita ingin memastikan bantuan pangan ini benar-benar sampai kepada masyarakat. Untuk alokasi Juli, Agustus, dan September, masyarakat penerima mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan atau 30 kilogram sekaligus untuk tiga bulan,” ujar Zulkifli Hasan.
Penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Kediri merupakan bagian dari program Bantuan Pangan Beras di Jawa Timur yang dialokasikan untuk 5.690.353 PBP dengan total 170.710.590 kilogram atau sekitar 170 ribu ton beras.
Untuk Kecamatan Ngasem, bantuan diberikan kepada 6.404 PBP dengan total 192.120 kilogram beras. Sementara di Desa Gogorante, terdapat 400 PBP dengan total bantuan 12.000 kilogram atau 12 ton beras.
Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah juga telah menyiapkan kelanjutan program Bantuan Pangan Beras untuk periode Oktober–Desember 2026. Selain itu, pemerintah memperkuat kesiapan pangan nasional menghadapi potensi dampak musim kemarau dengan menambah penyaluran beras SPHP sebesar 1 juta ton.
“Pemerintah memberikan perhatian penuh kepada masyarakat yang membutuhkan. Kita terus memastikan stok pangan tersedia dan berbagai program bantuan berjalan agar masyarakat tetap mendapatkan akses pangan yang baik,” tambahnya.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan BULOG siap menjalankan penugasan pemerintah untuk memastikan penyaluran Bantuan Pangan Beras berjalan lancar di seluruh wilayah.
“BULOG memastikan kesiapan stok dan distribusi bantuan pangan berjalan dengan baik. Mulai dari gudang hingga diterima masyarakat penerima manfaat, seluruh proses kami kawal agar bantuan ini tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu,” ujar Rizal.
Rizal mengatakan jaringan operasional BULOG yang tersebar di berbagai daerah menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung penyaluran bantuan pangan.
“Hari ini kita bersama-sama melihat langsung penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kediri. Ini merupakan bentuk nyata sinergi pemerintah bersama BULOG untuk menghadirkan pangan bagi masyarakat. Kami akan terus menjaga ketersediaan stok dan memperkuat distribusi agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi,” jelas Rizal.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BULOG, program Bantuan Pangan Beras menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan pangan keluarga.
BULOG akan terus hadir mengawal perjalanan beras dari gudang hingga sampai ke tangan masyarakat penerima manfaat, sebagai wujud komitmen mengantarkan kebaikan dan menjaga ketahanan pangan Indonesia.





























