
Ketua Umum Dewan Kopi Indonesia (DEKOPI) periode 2022–2026, Rusman Heriawan resmi membuka International Coffee Day 2026 dan Musyawarah Nasional (Munas) DEKOPI. Kegiatan tersebut dihadiri para pelaku kopi, perwakilan asosiasi, undangan, serta jajaran pengurus Dewan Kopi Indonesia.
Rusman dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dia mengatakan, peringatan International Coffee Day memiliki sejarah yang cukup panjang. Menurutnya, International Coffee Day pertama kali di-endorse pada 2014 oleh International Coffee Organization (ICO) yang berkedudukan di London.
ICO, kata Rusman, saat ini beranggotakan 77 negara yang terdiri atas negara-negara produsen kopi serta negara importir atau konsumen kopi.
“Peringatan Hari Kopi Internasional yang pertama dilakukan berbarengan dengan Milan Expo, Expo Milan 2015 di Milan, Italia. Itu peringatan Hari Kopi Internasional yang pertama,” katanya di Auditorium Gedung F, Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (30/9).
Dia melanjutkan, pada tahun ini International Coffee Day mendapat pengakuan sebagai agenda resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal itu menyusul adopsi International Coffee Day oleh United Nations General Assembly (UNGA) melalui Resolusi Nomor 80/248.
Dengan adopsi tersebut, Rusman menyebut Hari Kopi Internasional menjadi agenda resmi secara global bagi negara-negara anggota PBB, termasuk Indonesia.
“Jadi Hari Kopi Internasional itu memang menjadi acara resmi bagi negara-negara anggota terutama, termasuk di Indonesia ini,” ujarnya.
Selain International Coffee Day, Indonesia juga memiliki Hari Kopi Nasional. Rusman mengatakan Hari Kopi Nasional diperingati setiap 11 Maret.
“Tadi ada yang nanya kok National Coffee Day itu, itu bertepatan dengan tanggal 11 Maret tiap tahun juga kita adakan,” katanya.
DEKOPI Jadi Penghubung Pemerintah dan Pelaku Kopi
Dalam kesempatan tersebut, Rusman juga menjelaskan keberadaan DEKOPI sebagai lembaga yang dibentuk berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.
Dia mengatakan undang-undang tersebut mengamanatkan pemerintah untuk membentuk dewan-dewan komoditas, salah satunya Dewan Kopi Indonesia.
“Jadi sebenarnya kita ini ada di tengah, antara kepentingan pemerintah dan kepentingan pelaku usaha kopi,” ujar Rusman.
Karena itu, DEKOPI menjaga komunikasi dengan pemerintah sekaligus menampung aspirasi dari para pelaku kopi untuk disuarakan kepada pemerintah. “DEKOPI ini menjaga komunikasi dengan pemerintah untuk menyuarakan, menampung aspirasi dari para pelaku kopi,” katanya.
Rangkaian International Coffee Day 2026 juga diisi dengan pelaksanaan Munas DEKOPI. Rusman mengatakan Munas tersebut menjadi momentum untuk membentuk kepengurusan Dewan Kopi Indonesia yang baru.
Dia menjelaskan seluruh peserta dapat mengikuti jalannya Munas, tetapi hak suara berada pada peserta yang memang memiliki hak suara. Karena itu, peserta yang memiliki hak suara diharapkan hadir untuk menggunakan haknya dalam proses pembentukan kepengurusan baru DEKOPI.
“Nanti yang hadir bisa semua mendengarkan, tetapi yang punya hak suara tentu wajib hukumnya hadir sebagai apa, memanfaatkan hak suara itu untuk membentuk, menyambut kepengurusan Dewan Kopi Indonesia yang baru,” ujarnya.
Rusman menyebut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, dijadwalkan hadir untuk memandu dan mengawal pelaksanaan Munas DEKOPI.
“Nanti sore itu insyaallah akan dipandu, akan dikawal oleh Menteri, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Profesor Rachmat Pambudy, yang akan memandu atau mengawal Munas kita ini,” kata Rusman.
Sementara itu, rangkaian International Coffee Day akan dilanjutkan pada hari berikutnya. Rusman mengatakan kegiatan tersebut akan diisi sejumlah agenda, salah satunya seruput kopi bersama.
Menurutnya, kegiatan seruput kopi bersama akan dipimpin oleh Menteri Pertanian. Rusman mengatakan dirinya bersama Nurdin Halid sebelumnya telah bertemu dengan Menteri Pertanian untuk membahas kehadiran dalam acara tersebut.
“Memang menjanjikan kalau memang tidak ada halangan pasti akan hadir di acara kita besok jam 10.00. Beliau akan membuka, memberi arahan untuk Hari Kopi Internasional, sekalian memimpin acara seruput kopi nasional,” ujarnya.
Selain seruput kopi bersama, rangkaian acara juga akan ditutup dengan Dialog Kopi Nasional. Dialog tersebut menghadirkan para pakar dan pengamat ekonomi untuk membahas masa depan kopi Indonesia.
“Pada sesi terakhir nanti akan ada Dialog Kopi Nasional yang menghadirkan para pakar, para pengamat ekonomi, untuk bisa kita bicarakan bersama, masa depan kopi Indonesia ya sekarang dan yang akan datang,” kata Rusman.
Setelah menyampaikan sambutannya, Rusman kemudian secara resmi membuka rangkaian International Coffee Day 2026 dan Munas DEKOPI.


























