Gubernur Khofifah Apresiasi Mentan Amran Hadir Bersama Full Team di HUT Jatim

0
Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi. Dok: Tangkap Layar

Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kehadiran Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.

Khofifah menyampaikan terima kasih kepada Amran yang hadir bersama jajaran Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Menurutnya, kehadiran jajaran pemerintah pusat tersebut menjadi perhatian tersendiri dalam peringatan hari jadi Jawa Timur.

“Alhamdulillah, tidak hanya sendiri, beliau hadir bersama full team significant person, baik dari Kementerian Pertanian maupun dari Bapanas. Terima kasih Pak Menteri,” ujar Khofifah.

Mantan Menteri Sosial RI periode 2014–2018 itu menyebut Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah komando Mentan Amran memberikan perhatian terhadap berbagai sektor di Jawa Timur, mulai dari peternakan, perkebunan, hingga pertanian.

“Perhatian Menteri Pertanian di sangat banyak sektor, mau peternakan, mau perkebunan, mau pertanian di Jawa Timur ini luar biasa. Terima kasih Pak Menteri,” ujar Khofifah.

Khofifah mengatakan, Jawa Timur memiliki peran penting dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan.

“Pak Menteri sebetulnya Jawa Timur sudah masuk pada kedaulatan pangan,” katanya.

Sepanjang 2025, produksi padi Jawa Timur mencapai lebih dari 10,4 juta ton gabah kering giling (GKG), dengan kontribusi sebesar 17,34 persen terhadap produksi padi nasional. Khofifah menyebut kinerja produksi tersebut berlanjut pada 2026.

“Berdasarkan potensi produksi Januari hingga November 2026, produksi padi Jawa Timur diperkirakan mencapai 10,24 juta ton gabah kering giling. Tumbuh 2,84 persen dari tahun sebelumnya,” ujar Khofifah.

Selain padi, dia menyebut jagung, tebu, daging, susu, telur, dan perikanan sebagai komoditas yang turut menjadi kekuatan Jawa Timur dalam menopang kebutuhan pangan nasional.

Untuk mempertahankan capaian tersebut, Pemprov Jawa Timur mendorong pengembangan sektor agro melalui Jatim Agrohub, penguatan irigasi, hilirisasi, korporasi pertanian, dan regenerasi petani.

“Untuk menjaga momentum emas ini, Pak Mentan kami terus melakukan lompatan besar melalui Jatim Agrohub, penguatan irigasi, hilirisasi, korporasi pertanian dan regenerasi petani. Kita membangun sektor agro yang semakin modern dan berdaya saing,” kata Khofifah.

Khofifah juga menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki jumlah petani milenial yang tinggi. Menurut dia, anak-anak muda di Jawa Timur menjadi bagian penting dalam regenerasi petani.

“Di sangat banyak data petani milenial insyaallah selalu tertinggi petani milenial Pak Mentan dari anak-anak muda Jawa Timur. Terima kasih,” imbuhnya.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini