Strategi Mentan Amran Jaring Anak Muda ke Sektor Pertanian

0
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman saat melepas secara simbolis Mahasiswa Polbangta dan PEPI di Bogor, Jawa Barat, Senin, 10 Juni 2024.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman berencana untuk membangun klaster pertanian modern yang sejajar dengan negara-negara maju.

“Mimpi kita, rencana kita, klaster pertanian modern ini sejajar dengan negara maju,” kata Mentan Amran usai melepas secara simbolis Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) untuk ikut terlibat pada program pertanian modern Kementerian Pertanian (Kementan), Bogor, Jawa Barat, Senin (10/6).

Mentan Amran meyakini, adanya klaster pertanian modern ini akan memantik semangat anak-anak muda, milenial dan Gen Z, untuk berkecimpung di sektor pertanian.

“Mereka sangat sederhana, untung dan gunakan teknologi tinggi. Sehingga dia merasa terhormat, kenapa? Karena dia menggunakan teknologi dan bila perlu gaji satu orang itu setera dengan gaji menteri,” ujar Mentan Amran.

Mentan Amran menjelaskan, pada klaster pertanian modern ini seluruh petani akan dibina menggunkan traktor, combine harvester, rice transplanter, dan drone untuk pemupukan dan penyemprotan.

“Katakanlah (klaster) 5 ribu hektare atau 10 ribu hektare. Lima ribu hektare ini semua petani yang ada di situ kita bina menggunkan terknologi tinggi, tidak ada menggunakan alat manual,” jelas dia.

Dengan ini, Mentan Amran berharap, bisa memanfaatkan bonus demografi, fenomena jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar daripada penduduk usia nonproduktif (65 tahun ke atas).

“Ada bonus demografi kita milenial dan Gen Z itu 60 persen ini harus kita bina untuk mengenalkan bahwa sektor yang vital adalah sektor petanian, pangan,” kata pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan ini.

Tidak hanya dilengkapi peralatan modern saja, para petani muda ini juga nantikan akan dilatih menjadi pengusaha pertanian.

“Caranya kita berikan peralatan, kita hibahkan nanti kepada gernerasi. Jadi, kita melatih mereka untuk jadi pengusaha muda. Kita latih karakternya. Di sisi lain, kita capai swasembada, bahkan ekspor,” imbuh Mentan Amran.

Sebagai informasi, pada kegiatan ini Mentan Amran melepas 1.000 mahasiswa Polbangtan Kementan untuk ikut terlibat pada program pertanian modern serta program perluasan areal tanam (PAT) yang saat ini terus digencarkan kementan.

Menurut Mentan Amran, mahasiswa Polbatan sangat strategis terutama dalam meningkatkan produksi melalui pemanfaatan teknologi dan mekanisasi.

“Sementara yang kami lepas kurang lebih 1.000 orang, tapi berikutnya mungkin bisa 5.000, bisa juga 10.000. Mereka secara khusus akan diberi tugas untuk menjaga pangan kita melalui optimasi pompa dan mekanisasi,” ujar dia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini