Pengadaan Beras BULOG Tembus 3,5 Juta Ton, 87 Persen Target Nasional Tercapai

0
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani saat mendampingi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) meninjau stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kantor Wilayah Bulog DKI Jakarta dan Banten, Jakarta Utara, Senin (29/6).

Perum BULOG telah menyerap 3,5 juta ton setara beras hasil panen dalam negeri hingga 24 Juli 2026. Jumlah itu telah mencapai sekitar 87 persen dari target pengadaan nasional sebesar 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah untuk 2026.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan, keberhasilan pengadaan tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang bekerja secara terpadu sejak masa panen hingga penyerapan gabah dan beras di berbagai daerah.

“Alhamdulillah, hingga 24 Juli 2026 pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri telah mencapai 3,5 juta ton. Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak, mulai dari petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa, Bhabinkamtibmas, mitra kerja BULOG, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat. Kolaborasi yang terjalin secara optimal menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujar Rizal.

Ia menambahkan, dengan tren pengadaan yang terus meningkat, BULOG optimistis target pengadaan 4 juta ton setara beras akan tercapai dalam waktu dekat. Pencapaian tersebut diyakini akan semakin memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Indonesia berada pada jalur yang tepat dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan pada tahun 2026.

“BULOG optimistis target 4 juta ton akan segera tercapai. Ini bukan sekadar pencapaian angka, tetapi menjadi wujud nyata keberhasilan bersama dalam memperkuat kemandirian pangan nasional. Kami meyakini, dengan dukungan seluruh pihak, cita-cita swasembada pangan berkelanjutan akan semakin kokoh dan dapat diwujudkan secara optimal hingga akhir September 2026,” tambahnya.

Rizal juga menegaskan, setelah target pengadaan 4 juta ton tercapai, BULOG tidak akan menghentikan penyerapan gabah dan beras hasil panen petani dalam negeri. Sebaliknya, BULOG akan terus mengoptimalkan penyerapan sesuai ketersediaan produksi nasional sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat cadangan pangan nasional.

“Komitmen BULOG adalah terus hadir untuk petani. Setelah target tercapai pun kami akan tetap menyerap hasil panen dalam negeri semaksimal mungkin sesuai penugasan pemerintah dan kapasitas yang tersedia,” tegasnya.

Ke depan, Perum BULOG akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan proses penyerapan hasil panen berjalan optimal di berbagai wilayah sentra produksi.

Dengan dukungan seluruh elemen bangsa, BULOG optimistis swasembada pangan berkelanjutan dapat terus dipertahankan sebagai fondasi menuju Indonesia yang semakin mandiri, tangguh, dan berdaulat di bidang pangan.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini