Pengecer Pupuk Bermasalah Dialihkan ke Kopdes Merah Putih

0
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dalam konferensi pers di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman menyatakan, 190 pengecer dan distributor pupuk yang telah dicabut izinnya akan dialihkan ke Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) untuk menangani distribusi pupuk di lapangan.

Hal ini disampaikan Amran dalam jumpa pers terkait pencabutan izin 190 pengecer dan distributor pupuk bersubsidi yang bermasalah di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Jumat (31/10).

“Total sekarang sudah 190 pengecer dan distributor yang kita cabut izinnya, dan ini kita akan serahkan ke Kooperasi Merah Putih,” ujar dia.

Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono terkait pengalihan distribusi tersebut.

“Kami sudah hubungi Menteri Koperasi, ini diambil alih,” ujar Amran.

Dia menegaskan, tidak ada kesempatan bagi pengecer dan distributor yang terbukti menaikkan harga pupuk. Menurut dia, semua pihak yang melanggar kebijakan harga pupuk bersubsidi tidak akan diberikan izin lagi untuk beroperasi.

“Ini Pak Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia kami minta, beliau yang tombok hari ini, per hari ini dicabut jangan dikasih kesempatan lagi,” tegas Amran “Nggak boleh lagi!.”

Menurut Amran, banyak pihak mencoba mempengaruhi proses pencabutan izin, tetapi pemerintah tidak akan memberi ampun bagi pelanggar.

“Banyak yang menhubungi kami meminta bisa enggak diampuni, (saya jawab) enggak. Tahu enggak, sudah berapa lama dizalimi petani, bahkan menggunakan orang menyerang kami,” ungkap Amran.

Amran menegaskan bahwa semua pihak yang menaikkan harga pupuk tidak akan diberi izin lagi untuk menjadi pengecer maupun distributor.

“Pak Direktur enggak boleh lagi diberi kesempatan semua yang menaikkan kalau kami dapatkan, tidak diberi kesempatan lagi untuk menjadi pengecer dan distributor,” pungkas Amran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini