Alumni Instiper Cepat Terserap Dunia Kerja

0
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Di masa Pandemi Covid 19 seperti ini, banyak perusahaan yang memilih menghentikan karyawannya dengan alasan efisiensi. Banyak pula perusahaan yang menunda untuk merekrut karyawan baru.

Hal ini tentunya menjadi masalah tersendiri bagi para lulusan baru atau fresh graduate untuk mendapatkan pekerjaan. Namun hal itu tidak dialami oleh lulusan dari Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta.

Sebanyak 50 orang lulusan (13%) wisuda sarjana periode Mei 2021 telah mendapatkan pekerjaan kurang dari 1 bulan dari dinyatakan lulus kuliah. Para lulusan ini bahkan sudah diterima bekerja sebelum mereka diwisuda atau menerima ijazah mereka.

Tri Nugraha Budi Santosa selaku wakil rektor III bidang kemahasiswaan dan alumni di sela-sela kegiatan wisuda Sarjana ke 76 dan Pascasarjana ke 22 pada 29/5 bertempat di GRHA INSTIPER Yogyakarta menjelaskan, “Singkatnya waktu tunggu lulusan INSTIPER Yogyakarta dikarenakan INSTIPER mencetak lulusan yang tidak biasa, yaitu lulusan yang siap bekerja. Di saat perguruan tinggi lain sedang menyiapkan kampus merdeka merdeka belajar yang saat ini digembar-gemborkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, INSTIPER Yogyakarta telah jauh lebih lama melaksankan hal tersebut melalui penyesuian kurikulum yang diadaptasi dengan kebutuhan dunia kerja, kegiatan praktek lapangan dan magang di perusahaan, serta pengembangan softsklill untuk mahasiswa”.

“Pengembangan kurikulum di kampus INSTIPER Yogyakarta juga melibatkan mitra kerja strategis kami yaitu perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan dan kehutanan yang akan menyerap lulusan-lulusan kami. Dengan demikian apa yang dipelajari mahasiswa di kampus, sesuai dan dapat diaplikasikan mahasiswa saat sudah bekerja. Rata-rata waktu tunggu lulusan INSTIPER Yogyakarta sekitar 6 bulan. Namun pada periode ini 50 lulusan S1 sudah diterima kerja sebelum 1 bulan mereka dinyatakan lulus pada saat yudisium”, tambah Tri Nugraha.

Kualitas lulusan yang siap kerja menyebabkan pendeknya waktu tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan. Selain itu kerjasama dengan perusahaan mitra juga merupakan kunci keberhasilan INSTIPER dalam mewujudkan hal tersebut. INSTIPER bekerja sama dengan beberapa perusahaan untuk memberikan beasiswa ikatan dinas dimana setelah mahasiswa lulus akan segera terserap dunia kerja. Pendidikan yang diberikan selama mahasiswa kuliah juga tidak hanya dari kampus saja namun juga dilakukan oleh pihak perusahaan.

Pada wisuda periode ini, sebanyak 60 orang merupakan wisudawan penerima beasiswa yang terdiri dari penerima beasiswa dari PT. RAPP sebanyak 31 orang, penerima beasiswa dari PT. Asian Agri sebanyak 10 orang, penerima beasiswa dari Pemda Bungo sebanyak 12 orang, penerima beasiswa dari PT. Citra Borneo Indah sebanyak 2 orang, dan 5 orang lainnya merupakan penerima beasiswa Bidikmisi.

Pada wisuda periode Mei yang diikuti sebanyak 364 wisudawan yang terdiri dari 30 orang wisudawan dari Pascasarjana Magister Manajemen Perkebunan dan 334 orang wisudawan sarjana dari Fakultas Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, dan Fakultas Kehutanan. Pada wisuda kali ini dilakukan secara blended yaitu kombinasi antara wisuda daring dan luring. Sebanyak 67 orang wisudawan mengikuti wisuda secara luring di kampus INSTIPER Yogyakarta dan 297 orang mengikuti wisuda secara daring dari rumah masing-masing. Pada kesempatan yang berbahagia ini 14 dari 297 wisudawan yang mengikuti wisuda luring, prosesi wisuda di dampingi oleh Bupati Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Mereka merupakan penerima beasiswa CSR dari Pemda Kabupaten Bungo yang nantinya setelah lulus diharapkan dapat kembali ke masyarakat dan membangun daerah asalnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini