Dirut Bulog Perintahkan Pinwil Indonesia Timur Gelar Pangan Murah Sebelum 20 Desember

0
Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani perintahkan Pinwil Indonesia Timur gelar operasi pangan murah untuk stabilisasi harga

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani  memerintahkan para pimpinan wilayah (Pinwil) Bulog di Indonesia Timur menggelar gerakan pangan murah serentak sebelum 20 Desember untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru.

Hal itu disampaikan Rizal saat meninjau kesiapan logistik, terutama stok beras Bulog, di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (14/12).

Gerakan pangan murah ini difokuskan untuk wilayah Indonesia Timur yang mayoritas masyarakatnya akan merayakan Natal, seperti Papua, Maluku, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

“Untuk gerakan pangan murah serentak, kami sarankan minimal di minggu ketiga Desember. Kalau pun harus mundur, masih dimungkinkan, tetapi harus sebelum tanggal 25 Desember,” ujar Rizal.

Kalau pun pelaksanaan operasi pasar terpaksa harus mundur, sambung dia, tidak masalah asalkan dilakukan sebelum tanggal 25 Desember, sebab bila lewat dari tanggal itu sudah masuk Natal.

“Karena tanggal 25 sudah masuk Natal, kan enggak mungkin kita lakukan acara kegiatan gerakan pangan murah serentak. Harapan kami sebelum tanggal 25 atau di bawah tanggal 20,” ujar dia.

Menurut dia, Bulog telah melipatgandakan penyaluran stok beras, minyak goreng, dan gula ke seluruh provinsi di kawasan Indonesia Timur untuk memastikan ketersediaan pasokan sekaligus mencegah lonjakan harga.

Rizal juga menginstruksikan seluruh Pinwil di daerah-daerah tersebut melibatkan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), jajaran Polisi Daerah (Polda), serta Komando Daerah Militer (Kodam) setempat.

“Tujuannya untuk menjelang Nataru itu harga-harga beras, minyak, gula itu harus stabil. Tidak ada lagi beras-beras maupun minyak yang dimain-mainkan,” tegas Rizal.

Rizal berharap, melalui operasi pasar dan gerakan pangan murah yang digelar sebelum 20 Desember, stabilitas harga pangan dapat terjaga hingga puncak perayaan Natal dan Tahun Baru.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini