HIPKASI Siapkan Strategi Dukung Visi Swasembada Pangan dan Energi Presiden Prabowo

0
Ketua Umum HIPKASI, Syarif Rafinda saat memberikan sambutan Dialog Profesional Sawit Indonesia dan juga Pengukuhan Pengurus HIPKASI di Jakarta, Sabtu (16/11).

Himpunan Profesional Kelapa Sawit Indonesia (HIPKASI) tengah menyiapkan berbagai strategi untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi di Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Umum HIPKASI, Syarif Rafinda saat memberikan sambutan Dialog Profesional Sawit Indonesia dan juga Pengukuhan Pengurus HIPKASI di Jakarta, Sabtu (16/11).

Syarif menjelaskan, visi yang diusung oleh Presiden Prabowo bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan dan energi di dalam negeri, mengurangi ketergantungan pada impor, serta membangun kemandirian bangsa yang kuat dan berkelanjutan.

“Bagi kita, sektor kelapa sawit program ini bukan hanya visi tapi juga tantangan sekaligus peluang. Sawit tidak hanya berperan penting dalam penyediaan bahan baku pangan, tapi juga memiliki potensi besar  sebagai sumber energi terbarukan melalui produk turunan seperti biodiesel,” kata dia.

Sebagai respons terhadap visi swasembada pangan dan energi, HIPKASI akan menjalankan berbagai program strategis yang sejalan dengan semangat tersebut.

Beberapa program utama yang menjadi fokus antara lain: peningkatan produktivitas dan kualitas, serta pembangunan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui sertifikasi kompetensi.

Selain itu, HIPKASI juga akan fokus pada pemanfaatan energi berkelanjutan, riset dan inovasi berbasis teknologi, serta penguatan kemitraan dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Kami siap untuk bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan visi swasembada pangan dan energi,” tutur Sharif. 

Sebagai organisasi yang mewadahi profesional di sektor sawit, HIPKASI memegang peran penting dalam mendukung pengembangan industri kelapa sawit yang berkelanjutan, inovatif, dan mempunyai daya saing yang tinggi.

Kami percaya bahwa melalui kerjasama yang kuat kita dapat menciptakan kebijakan yang berpihak  pada kemajuan industri dan kesejahteraan rakyat  serta negara kita juga akan menjadi kuat,” tambah dia.

Sebagai Ketua Umum HIPKASI, Syarif menegaskan akan memegang amanah ini dengan penuh tanggung jawab. “Saya mengajak seluruh anggota himpunan ini untuk bekerja keras, bergandeng tangan, dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ungkap dia.

Sebagai Ketua Umum HIPKASI, Syarif Rafinda menegaskan komitmennya untuk memegang amanah ini dengan penuh tanggung jawab. “Saya mengajak seluruh anggota himpunan ini untuk bekerja keras, bergandeng tangan, dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.

HIPKASI sendiri didirikan pada 30 Agustus 2024. Meskipun masih tergolong organisasi baru, dalam waktu 65 hari sejak pendirian, HIPKASI berhasil mengumpulkan hampir 1.850 anggota yang semuanya merupakan praktisi lapangan, mulai dari level direktur hingga staff.

Selain itu, HIPKASI juga telah berhasil mengumpulkan 410 perusahaan yang bergabung dan bernaung di bawah organisasi ini. Saat ini, HIPKASI juga telah memiliki 10 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang sudah eksis dan aktif berperan di berbagai daerah.

“DPW Kalimantan Timur, DPW Kalimantan Barat, DPW Kalimantan Tengah, DPW Kalimantan Selatan, DPW Kalimantan Utara, DPW Sumatera Utara DPW Bengkulu, DPW Sumatera Selatan, DPW Lampung dan DPW Riau,” urai dia.

Kemudian, HIPKASI juga tengah memproses pendaftaran anggota baru, dengan hampir 600 anggota yang masih dalam tahap seleksi. Proses ini terus berlangsung untuk memastikan kualitas dan kesesuaian anggota dengan visi organisasi.

“Kami berharap, kedepannya, HIPKASI dapat menjadi wadah yang produktif, inspiratif, dan memberikan manfaat luas, baik bagi seluruh anggota maupun masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” pungkas Syarif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini