Kementan Bakal Wujudkan Kembali Swasembada Bawang Putih

0
bawang putih dikeringkan
Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen kembali mewujudkan swasembada bawang putih. (Foto: Ist)

Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen mengembalikan swasembada bawang putih seperti yang pernah dicapai Indonesia pada 1995. Komoditas ini masuk dalam agenda swasembada nasional yang ditargetkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Wakil Menteri (Wamentan) Pertanian Sudaryono mengatakan, Presiden Prabowo telah memberikan arahan jelas agar bawang putih kembali diproduksi secara mandiri di dalam negeri.

“Pak Presiden sudah menargetkan bahwa bawang putih juga salah satu komoditas yang memang ditarget untuk swasembada ke depan,” ujar Sudaryono saat ditemui di Jakarta, Senin (12/1).

Menurut tokoh muda asal Jawa Tengah ini, kebutuhan nasional bawang putih tidak terlalu besar, sehingga pemerintah menilai target swasembada masih realistis.

“Kebutuhannya sebetulnya nggak besar lah, kebutuhannya nanem bawang putih di 100 ribu hektare,” kata Sudaryono.

Mas Dar, sapaan Sudaryono, mengatakan, saat ini Kementan telah memulai fase pembibitan bawang putih, mengingat ketersediaan benih menjadi kunci untuk mendorong penanaman menuju swasembada.

Salah satu pusat pembibitan bawang putih dikembangkan di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, melalui Horticulture Center yang disiapkan untuk mendukung swasembada hortikultura.

“Jadi, intinya adalah pertama sekarang fasenya bagaimana kita sediakan bibit lebih banyak karena Presiden sudah jelas, perintah sudah jelas yaitu bagaimana kita mengulang kembali apa-apa yang pernah berhasil, sukses, dan bermanfaat untuk rakyat,” ujar dia.

Mas Dar menegaskan, swasembada bawang putih penting untuk mengurangi ketergantungan impor, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pertumbuhan dan efek ekonomi bagi masyarakat.

Meski demikian, dia menyebutkan, terdapat sejumlah tantangan teknis, seperti kebutuhan lahan di dataran tinggi serta kualitas benih yang harus terjaga.

“Kita pernah berhasil, artinya ini bukan sesuatu yang baru. Ini bukan sulapan, tapi pengalaman yang pernah kita jalankan dan ilmunya juga sudah ada,” katanya.

Terkait tantangan, Sudaryono menekankan bahwa kunci utama swasembada adalah memastikan penanaman benar-benar dilakukan, dimulai dari penyediaan bibit yang baik dan kesiapan lokasi tanam.

Menurutnya, faktor terpenting dalam mendorong swasembada bawang putih adalah kehendak politik yang kuat dari pemerintah. “Political will-nya sudah ada. Presiden sudah jelas ingin mengarah ke sana,” kata dia.

Saat ditanya target waktu, Sudaryono menyatakan pemerintah ingin mewujudkan swasembada bawang putih secepat mungkin. “Secepatnya lah,” pungkas dia.

Reporter: Supianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini