MOTIVASI 2026 AKPY-STIPER Tembus Level Internasional, Libatkan Peserta dari Lima Negara

0

Kompetisi Inovasi Kreativitas Vokasi (MOTIVASI) 2026 yang diselenggarakan AKPY-STIPER mencatat pencapaian baru dengan resmi naik level menjadi ajang internasional. Jika sebelumnya hanya berlangsung dalam skala lokal dan nasional, tahun ini MOTIVASI berhasil menarik 82 tim dari 36 perguruan tinggi dengan peserta yang berasal dari lima negara.

Tingginya antusiasme peserta, terutama dari luar negeri, menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan status kompetisi tersebut.

Ketua Pelaksana MOTIVASI 2026, Olivia Elfatma, S.Si., M.Si., mengatakan sejak awal panitia hanya menargetkan kompetisi tingkat nasional. Namun, besarnya minat peserta internasional membuat MOTIVASI akhirnya dikembangkan menjadi ajang global.

“Di awal pengumuman kami targetkan tingkat nasional. Namun antusias peserta sangat tinggi, bahkan dari luar negeri meminta ikut berkontribusi, sehingga tahun ini kami tingkatkan menjadi internasional,” ujarnya saat memberikan sambutan pada acara pengumuman program MOTIVASI 2026 AKPY-STIPER, Senin (11/5/2026).

Pada pelaksanaan tahun ini, MOTIVASI melibatkan lebih dari 200 peserta. Selain kompetisi inovasi dan kreativitas, panitia juga menghadirkan format baru berupa lomba riset berbasis poster yang dipamerkan dalam kegiatan UMKM Sawit Jogja di lingkungan kampus AKPY-STIPER.
Langkah tersebut dinilai menjadi strategi untuk memperkuat kolaborasi akademik sekaligus mendorong lahirnya riset vokasi yang lebih aplikatif dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat maupun dunia usaha.

Perjalanan MOTIVASI juga menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam lima tahun terakhir. Pada 2021, kompetisi ini masih berskala lokal dengan 13 tim dari satu perguruan tinggi. Setahun kemudian, MOTIVASI berkembang menjadi tingkat nasional dengan delapan tim dari tiga perguruan tinggi.

Perkembangan terus terjadi pada 2023 dengan partisipasi 22 tim dari sembilan perguruan tinggi, kemudian meningkat lagi pada 2024 menjadi 35 tim dari 20 perguruan tinggi. Setelah melalui berbagai pengembangan konsep dan persiapan, MOTIVASI akhirnya resmi menjadi ajang internasional pada 2026 dengan peserta dari Malaysia, China, Turki, Mesir, dan Indonesia.

Wakil Direktur AKPY-STIPER, Dr. Idum Satia Santi, SP., MP., menegaskan peningkatan status MOTIVASI bukan sekadar perubahan skala kegiatan, tetapi menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu berkembang dan bersaing di tingkat global.

“Tahun 2026 menjadi tahun yang sangat istimewa bagi MOTIVASI. Jika sebelumnya kegiatan ini berada pada tingkat nasional, maka tahun ini telah meningkat menjadi ajang internasional. Ini bukan sekadar perubahan nama ataupun skala kegiatan, tetapi merupakan bukti nyata bahwa pendidikan vokasi mampu berkembang, beradaptasi, dan bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran lomba riset yang dipadukan dengan pameran UMKM juga menunjukkan bahwa hasil penelitian vokasi tidak berhenti pada konsep, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.

“Format ini menunjukkan bahwa riset tidak hanya berhenti pada ide dan laporan ilmiah, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan pengembangan ekonomi kreatif,” katanya.

Dr. Idum menilai MOTIVASI kini telah menjadi ruang strategis untuk menumbuhkan inovasi, kreativitas, serta memperkuat kolaborasi lintas negara. Kompetisi tersebut tidak hanya menjadi arena adu gagasan, tetapi juga wadah pertemuan civitas academica dari berbagai negara untuk menghadirkan inovasi vokasi yang aplikatif dan berdampak luas.

“Inilah semangat vokasi yang sesungguhnya, yaitu kolaboratif, aplikatif, inovatif, dan berdampak,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemenang dan dosen pembimbing yang telah mendampingi peserta dengan penuh dedikasi. Menurutnya, capaian yang diraih merupakan hasil kerja keras, disiplin, serta keberanian untuk terus mencoba hal-hal baru.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa esensi kompetisi bukan semata soal kemenangan. Proses belajar, keberanian berkolaborasi, dan kemampuan menampilkan karya terbaik juga menjadi bagian penting dalam membentuk generasi vokasi yang unggul.

“Keberanian untuk berproses, belajar, berkolaborasi, dan menampilkan karya terbaik juga merupakan sebuah kemenangan yang sangat berharga,” ujarnya.

Ke depan, AKPY-STIPER berharap MOTIVASI dapat terus berkembang menjadi agenda internasional unggulan yang memperkuat jejaring kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan masyarakat. Selain melahirkan lebih banyak inovasi dan riset terapan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mencetak generasi muda vokasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini