Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Perum Bulog saat ini tercatat sekitar 4,6 juta ton. Jumlah tersebut diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan beras nasional hingga 11 bulan ke depan.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangannya menegaskan bahwa meskipun berbagai ancaman El nino nyata, kondisi stok beras nasional tetap berada dalam posisi aman.
“Kondisi stok beras nasional dipastikan aman untuk 11 bulan ke depan. El Nino diperkirakan enam bulan, jadi Insyaallah pangan kita aman,” ujar Rizal.
Menurutnya, capaian stok beras yang tinggi ini merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, khususnya dalam optimalisasi penyerapan hasil panen petani dalam negeri.
“Dengan stok beras yang kuat ini, kami optimistis dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan sebagaimana yang dicanangkan pemerintah,” tambahnya.
Perum Bulog bersama pemerintah terus memperkuat strategi pengelolaan CBP melalui peningkatan serapan dalam negeri, distribusi yang merata, serta penguatan sistem logistik pangan.
“Upaya ini dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga, bahkan dalam situasi tekanan iklim ekstrem sekalipun,” ujar Rizal.
Rizal menambahkan, Bulog akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi dampak kemarau panjang, sekaligus mendukung berbagai langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.






























