
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya ketahanan pangan sebagai fondasi utama bagi keberlangsungan negara. Menurut dia, tanpa pangan yang cukup, sebuah negara bisa runtuh.
“Sehingga sangat penting kita jaga pangan,” kata Mentan Amran saat menghadiri Kick Off Peringatan Hari Desa yang digelar di Lapangan Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (14/1).
Oleh karena itulah, Mentan Amran menegaskan pentingnya mewujudkan cita-cita besar Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan. Hal ini penting untuk menjaga ketahan pangan Indonesia ke depan.
“Perintah Bapak Presiden Prabowo, harus swasembada dalam waktu sesingkat-singkatnya. Dan ini bisa kita rebut manakala kita semua saling bergandengan tangan,” ucap Mentan Amran di hadapan kepala desa dari berbagai wilayah Indonesia.
Lantas, pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan ini juga menyemangati para pemuda desa untuk terus bekerja dan berkarya. Dia menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk merasa rendah diri karena berasal dari desa.
“Jangan malu (kalau) dari desa. Semua menteri di sini dari desa. Aku dari pelosok timur di kaki gunung. Boleh kita lahir di desa tapi rezeki global,” tutur Mentan Amran.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan menyampaikan kabar gembira bagi petani terkait kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah dan jagung.
Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan, meminta jajaran pimpinan daerah termasuk kepala desa dan pendamping desa untuk mengawal kebijakan strategis tersebut agar terimplementasi di lapangan.
“Saya minta kepala desa mengawal ini agar program kita swasembada pangan secepat-cepatnya bisa tercapai,” kata Menko Zulhas.
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto mengapresiasi kerja sama yang telah dibangun bersama sejumlah kementerian/lembaga, termasuk Kementerian Pertanian.
“Kita ingin membangun ketahanan pangan dari desa juga menciptakan desa-desa yang bisa ekspor ke luar negeri. Tanpa kolaborasi tidak mungkin terlaksana dengan baik,” jelas Yandri.
Seperti diketahui, Hari Desa perdana diperingati pada 15 Januari 2025 sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2024 tentang Hari Desa dengan tagline ‘Bangun Desa, Bangun Indonesia’.
Pada Kick Off, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Kepala Badan, TNI/Polri, dan pimpinan lembaga terkait, termasuk Menteri Pertanian Andi Amran melakukan Deklarasi Subang.
Semua stakeholder sepakat untuk berkolaborasi melaksanakan program pembangunan desa mewujudkan Asta Cita ke-6 yaitu Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan.





























