Mentan Amran: Stok Pangan Nasional Terjaga dengan Baik

0
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman. Dok: Kementan

Data panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Minggu (7/9) mencatat sejumlah bahan pokok strategis, seperti beras, daging ayam ras, dan telur ayam, mengalami penurunan harga.

Penurunan harga bahan pokok ini tidak hanya meringankan beban rumah tangga, tetapi juga memberi angin segar bagi pelaku usaha kecil. Masyarakat di berbagai daerah mengaku merasakan langsung dampak positif dari stabilitas harga pangan.

Harga beras medium tercatat turun 1,06 persen menjadi Rp 13.897 per kg secara rata-rata nasional. Sementara itu, harga beras SPHP terkoreksi 0,22% menjadi Rp 12.542/kg, dan beras premium turun 0,84 persen menjadi Rp 15.977 per kg.

Bahkan, di wilayah Zona 1, rata-rata harga beras medium sudah berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 13.500 per kg, yaitu sebesar Rp 13.497 per kg. Sementara, harga beras medium di wilayah zona 2 dan zona 3 terpantau masih di atas HET.

Selain beras, komoditas pangan lain juga mencatat penurunan harga. Daging ayam ras turun 1,10 persen menjadi Rp 35.939 per kg, sementara telur ayam ras turun 0,72 persen menjadi Rp 29.154 per kg.

Meski begitu, harga cabai merah keriting masih bervariasi di beberapa daerah. Di Jakarta tercatat Rp 43.214 per kg, Jawa Timur Rp 31.059 per kg, dan Kalimantan Barat Rp 61.040 per kg. Secara nasional, harga cabai merah keriting masih berada dalam kisaran Harga Acuan Penjualan (HAP) Rp 37.000–55.000/kg.

Meski demikian, sejumlah daerah mencatat harga cabai merah keriting di atas HAP. Di Papua Barat dan Papua Barat Daya misalnya, harga mencapai Rp 80.000 per kg, sementara di Sumatera Barat mencapai Rp 70.672 per kg.

Adapun harga cabai rawit merah justru turun 1,46 persen menjadi Rp 44.403 per kg. Harga ini masih terjaga dalam kisaran HAP nasional Rp 40.000-57.000 per kg. Contohnya, di Jawa Timur Rp 25.824 per kg, di Jakarta Rp 41.000 per kg, dan di Aceh Rp 46.571 per kg.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan operasi pasar untuk menjaga stabilitas pangan.

“Pemerintah telah melakukan operasi pasar besar-besaran bersama Bulog dengan melepaskan 1,3 juta ton beras ke pasaran. Ini bukti nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” ujar Mentan Amran.

Lebih lanjut, Mentan Amran menegaskan bahwa penurunan harga komoditas pokok ini merupakan sinyal bahwa kondisi pangan nasional terjaga dengan baik. 

“Stabilitas pangan harus menjamin konsumen terlindungi, sekaligus petani tetap mendapatkan harga yang layak. Itulah keseimbangan yang terus kita jaga,” tegas Mentan Amran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini